Selasa, 17 Feb 2026
light_mode

DPRD Madina Masih Bergolak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Agt 2012
  • print Cetak

komplek DPRD Madina
Konstalasi politik di tubuh DPRD Madina masih panas. Dampaknya, draf Perhitungan APBD 2011 yang sudah sebulan diajukan pemkab ke gedung dewan itu, hingga kini nasibnya terkatung-katung belum dibahas lembaga legislatif itu.

Ini mengindikasikan DPRD Madina masih bergolak. Kabar yang hangat di gedung dewan, bahwa terjadi “perang dingin” yang rumit antara dua kelompok di DPRD Madina.

Dua kelompok tersebut mencuat pada bulan Pebruari lalu. Kelompok pertama adalah kelompok mayoritas anggota dewan yang melakukan mosi tidak percaya kepada Ketua DPRD Madina, As Imran Kahytami. Kelompok kedua adalah kubu yang mempertahankan As Imran sebagai ketua dewan.

Kelompok pertama adalah Fraksi PKS, Fraksi Bersatu, Fraksi PKB, Fraksi Hanura, Fraksi Perjuangan Reformasi dan Fraksi Demokrat. Sementara kelompok kedua adalah Fraksi Golkar.

Pada bulan Juli kemarin, arah pendulum berubah drastis di DPRD Madina. Kelompok mayoritas meliputi Fraksi PKS, Fraksi Bersatu, Fraksi PKB, Fraksi Hanura, Fraksi Perjuangan Reformasi justru menyatu dengan Fraksi Golkar dan mendukung ketua DPRD As Imran Kahytami. Kelompok mayoritas ini mengarahkan “senjata” ke Fraksi Demokrat.

Partai Demokrat Madina adalah partai yang diketuai Hidayat Batubara, bupati Madina. Sejumlah sumber di DPRD Madina mengungkapkan, “perlawanan” terhadap Fraksi Demokrat ini terkait dengan menurunnya tingkat kepercayaan sebagian besar anggota dewan terhadap bupati akibat carut marut pemerintahan yang tak kunjung menunjukkan ke arah perbaikan.

Kelompok mayoritas yang baru tersebut bertujuan menciptakan kekuatan untuk memberikan tekanan kepada pemerintahan Hidayat-Dahlan dalam rangka mendorong terjadinya perubahan perjalanan pemerintahan daerah ke arah yang lebih baik.

Apakah benar demikian? Wakil Ketua DPRD Madina, Fakhrizal Efendi Nasution menjawab Mandailing Online, Selasa (7/8) menjelaskan bahwa kelompok mayoritas tidak pernah berupaya berseberangan dengan pihak manapun termasuk Fraksi Demokrat.

Dikatakannya, kondisi carut marut di pemerintahan menyebabkan timbulnya kesadaran di kalangan mayoritas anggota dewan untuk membangun kekuatan pengimbang yang mampu mendorong terjadinya perbaikan pemerintahan.

Fakrizal mengungkapkan bahwa kelompok mayoritas tidak mempersoalkan dengan siapa berkoalesi, melainkan siapa yang memiliki komitmen memperbaiki pemerintahan boleh berkoalesi dengan kelompok mayoritas. Karena tujuan kelompok mayoritas hanya satu, yakni bagaimana lembaga legislatif ini mempu lebih kuat mendorong perubahan pada pemerintahan daerah ke arah yang lebih baik.

Terlepas dari semangat yang diusung kelompok mayoritas, perkembangan terkini, pendulum mulai mengindikasikan berubah arah. Tadi malam, Senin (6/8) sejumlah anggota kelompok mayoritas sudah mengeluh karena ketua DPRD diduga mulai “main mata” dengan Fraksi Demokrat.

Dan, nasib draf Perhitungan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) pun belum diketahui bagaimana. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bode Tanjung : Kapasitas Imran Khaytami Diragukan Pimpin Madina

    Bode Tanjung : Kapasitas Imran Khaytami Diragukan Pimpin Madina

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : As Imran Khaytami Daulay dinilai belum layak untuk jabatan bupati Madina saat ini. Itu diungkapkan Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Mandailing Natal (Madina), Bode Tanjung kepada Mandailing Online, Kamis (11/7/2019) melalui sambungan telefon seluler. Penilaian itu diutarakan Bode menyusul kemunculan nama As Imran Khaytami Daulay untuk maju sebagai calon […]

  • Utang Indonesia bertambah lagi

    Utang Indonesia bertambah lagi

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Indonesia terus menumpuk utang. Di awal 2014, utang luar negeri bertambah senilai US$5,214 miliar atau setara Rp58,824 triliun. Hal itu termuat dalam statistik utang luar negeri Indonesia yang dipublikasikan Bank Indonesia, hari ini. Dengan penambahan utang tersebut, total pinjaman dana asing mencapai US$269,274 miliar. Total utang itu tumbuh 7,1% dibandingkan posisi Januari 2013. […]

  • Mantan Kapolresta Menangis

    Mantan Kapolresta Menangis

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIANTAR-Mantan Kapolresta Siantar AKBP Fatori SIK tak kuasa menahan tangis saat berpamitan dari seluruh perwira, bintara dan PNS di gerbang Mapolresta Pematang Siantar pukul 10.00 WIB, kemarin (8/12). Istrinya, Ny Fla Fatori yang mendampinginya di atas becak mesin dengan atap terbuka yang di tarik personel polisi keliling Mapolres juga meneteskan air mata haru. Acara pelepasan […]

  • Dua Pendeta Jadi Korban

    Dua Pendeta Jadi Korban

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    * Termakan Isu Penculikan, Warga Pancurbatu Mengamuk * Poldasu Lacak Penebar Isu, 15 Tahun Penjara untuk Penganiaya MEDAN-Aksi main hakim sendiri terkait isu penculikan anak kembali terjadi. Kali ini di Kecamatan Pancurbatu, Selasa (14/12) sekitar pukul 11.00 WIB. Keluarga pendeta dari Gereja Gerakan Pentakosta (GGP) nyaris meninggal sia-sia dibakar warga yang tak percaya mereka pelayan […]

  • Saham Daerah di Sorikmas Mining Diusulkan 10 Persen

    Saham Daerah di Sorikmas Mining Diusulkan 10 Persen

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NAGA JUANG (Mandailing Online) – Polemik antara Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan pemerintah Indonesia terkait kehadiran kontrak karya PT.Sorikmas Mining mulai menampakkan penyelesaian. Proses penciutan luas wilayah kontrak karya pada progres renegosiasi di Jakarta hanya menungu finalisasi dari menteri. Dan pihak PT.Sorikmas Mining sejauh ini telah menyetujui pengurangan luas wilayah kontrak karya mereka dari yang […]

  • Pemkab Madina Belum Tahu Tingkat Pencemaran Asap

    Pemkab Madina Belum Tahu Tingkat Pencemaran Asap

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) diduga belum tahu tingkat pencemaran asap di Madina dan tingkat bahayanya kepada manusia. Badan Lingkungan Hidup Kebersihan Pertamanan (BLHKP) Madina dan Dinas Kesehatan Madina sejauh ini belum mencuatkan laporan kepada publik. Kabid Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Kabupaten Madina, Ahmad Hidayat Nasution menjawab Mandailing Online, Senin […]

expand_less