Home / Seputar Madina / DPRD Minta Gedung RSUD di Panatapan per Januari 2023 Sudah Difungsikan

DPRD Minta Gedung RSUD di Panatapan per Januari 2023 Sudah Difungsikan

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) melalui Pansus LKPJ meminta kepada pemerintah agar gedung RSUD di Panatapan per Januari 2023 sudah difungsikan.

“Kita minta pemerintah memfungsikan gedung ini per Januari 2023,” kata salah satu anggota pansus Arsidin Batubara saat rapat dengan TAPD di sela-sela peninjauan gedung tersebut, Kamis (19/5).

Ketua fraksi Partai Golkar ini menekankan agar pemerintah memfungsikan gedung ini sesuai dengan rencana awal sehingga tidak menimbulkan masalah baru.

Arsidin juga menyoroti keberadaan tiang pancang yang berlebih. Ia meminta pemerintah segera menjelaskan status kepemilikan tiang pancang tersebut.

“Status tiang pancang yang lebih ini harus segera dijelaskan pemerintah sehingga bisa disiapkan solusi atau cara penggunaannya sehingga tidak sia-sia,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Pansus Suhandi menekankan kepada pemerintah agar menyiapkan laporan kebutuhan gedung tersebut agar bisa digunakan secepatnya.

“Pemerintah harus menyiapkan laporan kebutuhan RSUD ini agar bisa difungsikan,” katanya.

Menanggapi hal tersebut Direktur RSUD Panyabungan dr. Rusli Pulungan menjelaskan, untuk tahun 2021 bangunan telah selesai sesuai dengan RAB.

“Air belum masuk meski telah dilakukan pengeboran sampai 200 meter. Kita harap PU bisa mendatangkan air ke sini, kemudian akses jalan diperbaiki agar masyarakat mudah menjangkau tempat ini,” sebutnya.

dr. Rusli menambahkan terkait kebutuhan listrik sudah dilakukan koordinasi dengan PLN.

“Perlu ada trafo besar khusus untuk Rumah Sakit dan Ipal (instalasi pengolahan air limbah),” terangnya.

Asisten I Alamulhaq Daulay mengatakan, dalam upaya pemenuhan kebutuhan RSUD tersebut diperlukan penganggaran baru pada P-APBD.

“Untuk sampai pada tahap ini telah keluar dana sebesar 73 miliar rupiah dari dana DAK Reguler. Berikutnya perlu anggaran untuk pengadaan air dan listrik serta biaya pengangkutan barang dari Panyabungan,” jelasnya.

Rapat yang berlangsung di tengah-tengah peninjauan gedung tersebut turut dihadiri Asisten I Alamulhaq Daulay, Inspektur Marwan Bakti Siregar, Kadis PU-PR Rully Andriadi, Direktur RSUD Panyabungan dr. M. Rusli Pulungan, dan Kaban Keuangan Sahnan Pasaribu.

Sedangkan dari pansus LKPJ ada Suhandi, Arsidin Batubara, Zubaidah Nasution, Budiman Borotan, H. Marganti, Hj. Lely Hartati, Bahri Efendi, dan Asmaruddin Nasution.

Peliput: Roy Adam

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: