Home / Seputar Madina / Hamidah Janda Miskin Akhirnya Bisa Berobat Tumor ke Medan

Hamidah Janda Miskin Akhirnya Bisa Berobat Tumor ke Medan

Syahren Hasibuan seorang wartawan menyerahkan sumbangan dari dermawan kepada Nur Hamidah di Gunung Manaon, Rabu (8/7/2020).

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akhirnya Nur Hamidah (38) memperoleh rezeki berangkat ke Medan untuk operasi pengangkatan tumor.

Janda miskin dari Desa Gunung Manaon, Panyabungan, Mandailing Natal itu memperoleh sumbangan dana dari berbagai pihak.

Dia berangkat Rabu malam (8/7/2020) menuju Rumah Sakit Umum Pirngadi, Medan.

“Alhamdulillah sejak kedatangan wartawan ke sini ada beberapa orang dermawan yang datang kemari memberikan semangat dan juga bantuan biaya berobat “ujarnya di Gunung Manaon Rabu siang.

Selain itu pemerintahan desa serta warga juga datang melangsungkan musyawarah tentang bangaimana menutupi kebutuhan biaya selama berobat di Medan.

“Alhamdulillah meski tidak seberapa biaya yang telah terkumpul saya sangat bersyukur dengan adanya bantuan ini, dan sesuai dengan rekomendasi Rumah Sakit Umum Panyabungan nanti malam kami akan berangkat berobat ke rumah sakit Pirngadi Medan “ujar hamidah dengan linangan air mata.

Nur Hamidah mengidap tumor di bagian perut sejak 2 tahun lalu tak lama setelah suaminya wafat.

Dia tak punya uang mengoperasi pengangkatan tumor itu akibat kemiskinan sebagai petani. Bahkan dia dan 1 anak lelakinya usia 10 tahun hanya menumpang di rumah ayahnya yang juga sakit sakitan.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Panyabungan Jae, Dr Yulida Nehri menjawab wartawan, Rabu, mengungkap bahwa pihaknya sudah beberapa kali diperiksa.

“Yang terakhir dua minggu yang lalu kita rujuk ke RSU Permata Madina. Dari hasil pemeriksaan itu ditemukanlah ada kelainan pada enzim atau penyakit kandungan, dari diagnosa sementara dinyatakan tumor varium,” katanya.

Ketika ditanya untuk penanganan berapa lama operasi yang harus dijalani Nur Hamidah?

“Tergantung jenis tumornya ganas atau jinak. Jelasnya kita tunggu hasil pemeriksaan dokter selanjutnya di Medan,” jawab dr. Yulida.

Peliput : Seri Wahyuni Lubis

Comments

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: