Home / Berita Sumut / IAIN Sumut Masih Tunggu Izin Jadi UIN

IAIN Sumut Masih Tunggu Izin Jadi UIN


Medan – Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara masih menunggu izin dari pusat terkait rencana perguruan tinggi agama Islam itu berubah status menjadi Universitas Islam Negeri.

Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara Prof Nur Ahmad Fadhil Lubis di Medan, Sabtu, menyebutkan, pihaknya sudah menyampaikan berkas-berkas usulan perubahan tersebut ke Bappenas dan Kementerian PAN.

Kedua lembaga negara tersebut saat ini sedang mengkaji berkas-berkas usulan tersebut dan akan memeriksa berbagai pendukung perubahan menjadi Universitas Islam Negeri (UIN), terutama dari segi kelayakan dan keuangan.

“Kedua lembaga negara itu berperan cukup besar terhadap perubahan IAIN Sumut menjadi UIN. Karena jika sudah berubah menjadi UIN, tentunya pejabatnya akan lebih banyak dari yang ada sekarang ini, begitu juga dengan fakultas yang ada sekarang ini tentunya juga akan ditambah,” katanya.

Ia mengatakan, izin untuk tingkat lokal seperti dari senat akademik, gubernur dan DPRD sudah dikantongi. “Tapi semua tergantung pusat, intinya kapan pun izin dari pusat keluar kita sudah siap,” katanya.

Meski sudah mempersiapkan segala sesuatunya, namun menurut dia masih ada beberapa hal lagi yang masih harus disempurnakan seperti ketersediaan dosen yang belum merata dalam bidang ilmu terapan.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya setiap tahun terus melakukan pengangkatan dosen-dosen ilmu terapan. Selain itu pihaknya juga terus menjalin kerja sama dengan Universitas Negeri Medan dan Universitas Sumatera Utara (USU) dalam hal peningkatan kualitas dosen yang ada.

“Kalau dosen ilmu agama kita sudah cukup, yang kurang masih pada dosen ilmu terapan saja. Untuk menutupi kekurangan itu, selain melakukan pengangkatan dosen baru, kita juga gunakan sistem silang dengan dua universitas lain, misalnya dosen kita juga mengajar di USU dan Unimed begitu juga sebaliknya. Ini tentunya agar jam terbang dosen-dosen kita semakin bertambah,” katanya.
Sumber : Antara

Comments

Komentar Anda

%d blogger menyukai ini: