Home / Seputar Madina / Ini Masukan Pemkab Madina pada Rakorwil APKASI

Ini Masukan Pemkab Madina pada Rakorwil APKASI

Wabup Atika Azmi Utammi Mengikuti Rakorwil Apkasi/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) melalui Wakil Bupati Atika Azmi Utammi menyampaikan beberapa masukan pada acara rakorwil Apkasi yang dilaksanakan di Serdang Begadai, Kamis (19/5).

“Sebagai pemerintahan yang mengutamakan kepentingan masyarakat, Pemkab Madina juga punya beberapa saran dan masukan yang nantinya diharapkan bisa didengar oleh pemerintah pusat,” tulis Atika pada laman Facebook Atika Azmi Utammi, Jumat (20/5).

Adapun masukan tersebut adalah: Pertama, Pemkab Madina melihat pembagian DBH perlu diprioritaskan untuk daerah penghasil sehingga dana tersebut bisa digunakan untuk perbaikan jalan rusak akibat over load pengangkutan sawit.

Kedua, Atika menyampaikan agar hal serupa berlaku untuk panas bumi.

“Dengan adanya kucuran dana dengan skala prioritas dari pusat, pemkab punya dana dalam perbaikan dan peningkatan fasilitas seperti Puskesmas, pendidikan, dan jalan raya di lokasi,” terangnya.

Ketiga, Pemkab Madina meminta pemerintah provinsi lebih memperhatikan SMK dan SMA Negeri di daerah.

“Dalam hemat kami, banyaknya sekolah dalam tingkatan tersebut menyebabkan perhatian yang tidak maksimal pada beberapa daerah dan berakibat rendahnya lulusan yang masuk PTN,” terangnya.

Untuk itu, kata Atika, perlu adanya pelibatan pemkab dalam skala yang lebih besar untuk peningkatan mutu tiap sekolah

Keempat, mengingat wilayah Madina yang cukup luas, Pemkab Madina melihat perlu adanya revisi pada Perpres 33 dengan menimbang luasan daerah sehingga para pegawai dalam melakukan kegiatan dalam daerah merasa setimpal apa yang diterima dengan jauhnya lokasi yang dituju

Terakhir, Pemkab Madina mendukung keikutsertaan pemerintah daerah dalam menentukan kelulusan PPPK. Banyak honorer yang telah mengabdi puluhan tahun, tapi tidak cakap mengoperasikan komputer sehingga tidak lulus saat ujian.

“Dengan keterlibatan daerah, saya menilai mereka yang tidak cakap mengoperasikan komputer ini punya peluang lebih (lulus),” imbuh Wabup Termuda se-Indonesia ini.

Atika berharap poin-poin tersebut didengar dan menjadi perhatian pemerintah pusat.

“Saya yakin jika masukan dari Pemkab Madina ini diterima akan memberikan dampak positif dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutup perempuan lulusan UNSW Australia ini.

Peliput: Roy Adam

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: