Home / Seputar Madina / Jadwal Bimtek PKK Dipaksakan, Kades Ngutang ke Rentenir

Jadwal Bimtek PKK Dipaksakan, Kades Ngutang ke Rentenir

Henri Husein Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – LSM JPKP menemukan keluhan sejumlah kepala desa di Mandailing Natal terkait jadwal Bimtek TP PKK Desa dibiayai Dana Desa.

Penetapan waktu pelaksanaan pertengahan Maret 2021 terkesan dipaksakan karena Dana Desa belum cair.

Ketua LSM Jaringan Pendamping Kebijakan Anggaran (JPKP), Henri Husein Nasution kepada Mandailing Online, Selasa (16/3/2021) menyatakan. Temuan JPKP itu memberi indikasi ada yang tidak beres tentang penetapan jadwal Bimtek TP PKK desa karena tidak menunggu masa pencairan Dana Desa.

Dikatakan, para kepala pusing karena harus meminjam uang kepada rentenir pembunga uang menutupi beban biaya Bimtek.

Pinjaman uang itu akan membebani kepala desa karena adanya bunga pinjaman yang tak tertampung di sistem anggaran Dana Desa.

JPKP menyebut, Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) tingkat desa itu dinilai bukan hal urgen atau mendesak.

“Kita tidak menemukan hal yang mendesak pada Bimtek TP PKK itu. Mengapa dipaksakan sebelum Dana Desa cair? Ada apa ini,” katanya nada bertanya.

Justru penyaluran program BLT penanganan dampak sosial pandemi Covid-19 yang bersifat mendesak namun tidak dipaksakan masa penyalurannya.

Dikabarkan, Bimtek akan diikuti 2 orang dari TP PKK per desa se Kabupaten Mandailing Natal berlokasi di kota Parapat, Kabupaten Simalungun tanggal 18 Maret 2021.

Kota Parapat tidak jauh dari Danau Toba.

Sejumlah pihak menyebut biaya per peserta Bimtek ini dipatok sekitar 5 juta rupiah per peserta, namun kebenaran angka itu belum terkonfirmasi.

Belum terkonfirmasi juga apakah 377 jumlah total desa di Mandailing Natal ikut serta di Bimtek itu.

Kepala Dinas PMD Mandailing Natal, Sahnan Batubara yang dikonfirmasi via WhatsAap, Selasa (16/3) belum menjawab Mandailing Online.

Sementara itu Sekretaris Dinas PMD Mandailing Natal, Syahrul Matondang menjawab Mandailing Online via telefon seluler di hari yang sama menyatakan bahwa dia tak mengikuti prihal Bimtek itu karena dia akan pensiun beberapa bulan lagi.

Peliput : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: