Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Kisah Mahasiswa Panyabungan di Thailand, Menunggu e-KTP Sejak Tahun 2017

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
  • print Cetak

Deni Setiadi (tengah)

 

Persoalan blangko e-KTP habis atau mesin pencetak rusak atau server KTP bermasalah di Kabupaten Mandailing Natal sudah menjadi penyakit yang belum sembuh.

Dan rakyat selalu menghela nafas.

Lantas, bagaimana jika mahasiswa yang kuliah di luar negeri butuh e-KTP, namun selalu mentok oleh “penyakit “ itu?

Ini keluhan seorang mahasiswa yang kuliah di Thailand. Yang sejak 2017 menunggu e-KTP dari Dinas Kependudukan Mandailing Natal.  Sejak dia lulus SMK.

“Setiap saya datang, blangko selalu habis,” kata Deni Setiadi dalam  pesan inbox kepada Redaksi Mandailing Online 20 Agustus 2019, lima hari sebelum dia kembali ke Thailand.

Deni Setiadi adalah warga Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan Mandailing Natal. Sedang kuliah S1 di di negara Thailand.

Dia telah melakukan rekaman untuk e-KTP sejak Juni 2017. Hingga 2019 e-KTP itu tak selesai dari Dinas Kependudukan Catatan Sipil Mandailing Natal (Madina).

Dia tak berhasil memperoleh e-KTP. Pihak Dinas Kependudukan Madina menyatakan bahwa blangko e-KTP habis.

Saat libur kuliah, dia kembali ke Panyabungan selama sekitar 2 bulan. Itu liburan summer-nya yang terakhir sebelum melakukan internship.

Pada tanggal 20 Agustus 2019 pagi jam 9.00 WIB dia datang lagi mempertanyakan apakah e-KTP sudah siap? Ternyata juga tak siap. Alasan tetap sama : blanko habis.

Setiap dia datang ke Dinas Kependudukan Madina, blanko selalu habis.

Pegawai di Dinas Kependudukan Madina berkata bahwa dalam rentang tertentu blanko akan datang sebanyak sekitar 500 lembar, dan itu akan habis hanya dalam waktu 1 setengah hari.  Artinya, siapa cepat dia dapat.

Dia pernah menemui pejabat di instansi itu memberitahu pentingnya e-KTP itu agar semua aktifitas kuliah di luar negeri tak terkendala.

Dia menjadi gelisah karena tanggal 25 Agustus 2019 dia harus kembali ke Thailand untuk mengikuti internship.

Apalagi pasport miliknya akan habis tahun depan. Itu membutuhkan e-KTP.

Internship itu sangat urgen bagi masa depannya.

e- KTP itu sangat diperlukannya untuk membuka rekening di bank BNI. Pihak bank tak bisa menerbitkan rekening jika pemohon tak memiliki e-KTP.  Apalagi seluruh bank di Indonesia sudah ketat pengawasannya oleh OJK.

Resi yang diberikan Dinas Kependudukan Madina pun tak beraku di bank.

Lagipula, di era yang serba digital sekarang, apalagi di luar negeri, fungsi e-KTP sangat vital di berbagai aktifitas penting.

Sebenarnya dia punya KTP, tapi KTP lama alias non elektronik. Dan KTP jenis itu dulu masih bisa digunakan mengurus pasport ketika hendak kuliah ke Thailand.

“Sampai saat ini pihak BNI tetap tidak bisa menerima resi, dan pihak Dinas (Dinas Kependudukan) tidak memberikan solusi bagaimana saya harus membuat rekening BNI,” ungkap Deni dalam pesan inbox itu.

Karena dia sudah di Thailand, dia menyuruh adiknya untuk selalu menyunggul e-KTP itu ke Dinas Kependudukan Madina.

Setiap adiknya ke instansi itu, pegawai selalu bilang blanko habis. Di waktu lain jawaban pegawai : mesin pencetak rusak.

“Saya berharap dapat menghubungi abang agar berita ini bisa dimuat (di Mandailing Online) dan semoga kesimpang siuran ini sudah tidak ada lagi,” katanya di pesan inbox.

Dan telefon terakhir Mandailing Online dengan Deni Rabu (11/9/2017), e-KTP itu belum juga dicetak pemerintah daerah.

 

Penulis : Dahlan Batubara

 

 

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Bupati Madina : Kalau Ada Masalah Desa, Kades Jangan Tulis di Media Sosial

    Wakil Bupati Madina : Kalau Ada Masalah Desa, Kades Jangan Tulis di Media Sosial

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utami  menekankan kepada para kepala desa untuk tidak ragu dalam menggunakan dana desa, selama itu masih dalam koridor peraturan perundang undangan yang berlaku. “Kalau ada masalah silahkan sampaikan kepada saya melalui Inspektorat, jadi jangan langsung tulis di media sosial, kasih dulu kami kesempatan untuk […]

  • Bupati Buka Pelatihan Satpol PP Tanggap Bencana

    Bupati Buka Pelatihan Satpol PP Tanggap Bencana

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution membuka pelatihan bagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) untuk menghadapi bencana alam di Lapangan Masjid agung Nur Ala Nur, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut, Selasa (15/11/2022). Kepala Satpol PP Madina Lis Mulyadi Nasution menyatakan pelatihan berlangsung tanggal 15-17 November […]

  • Warga Gunungtua Jae Cek Penanganan Kasus Kepdes di Polres Madina

    Warga Gunungtua Jae Cek Penanganan Kasus Kepdes di Polres Madina

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Gunungtua Jae, Panyabungan mendatangi Polres Madina untuk menanyakan progres penanganan kasus kepala desa yang diberhentikan sementara. Sekitar 6 warga menemui pejabat kepolisian di ruang Tipikor Polres Madina, Selasa (2/6/2020). “Alhamdulillah, kami diterima dengan baik,” ujar Daud Lubis salah satu warga. Dikatakan, pihak penyidik polres hingga saat ini terus melanjutkan […]

  • Pergantian Kepsek MAN Kase Raorao Salah Fatal

    Pergantian Kepsek MAN Kase Raorao Salah Fatal

    • calendar_month Kamis, 30 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Pemerhati Pendidikan Batang Natal, Marahalim Nasution menilai keputusan Kanwil Kemenag Sumut mengganti kepala sekolah MAN Kase Raorao merupakan kesalahan fatal. Itu dikatakan Marahalim, Kamis (30/6/2016) terkait penempatan kepala sekolah yang baru di MAN Kase Raorao, Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal menggantikan H. Irfansyah, SPd, MA. “Saya katakan bahwa keputusan Kanwil […]

  • Tiga Orang Pingsan Saat Antri Sembako Gratis di Medan

    Tiga Orang Pingsan Saat Antri Sembako Gratis di Medan

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ratusan warga berdesakan untuk mendapatkan paket sembako gratis di Masjid Muslimin, Jalan Turi, Medan, Sabtu (20/08/2011). Sebanyak tiga orang warga pingsan karena saling berdesakan. Pengajian Silaturahmi Sejuta Umat Medan membagikan paket sembako sebanyak 4 ribu kepada warga yang dianggap kurang mampu. Paket yang dibagikan panitia berupa beras, gula, minyak goreng dan uang. Untuk mengantisipasi warga […]

  • Tembak Mati Terduga Teroris, Kegagalan Status Negara Hukum Untuk Indonesia?

    Tembak Mati Terduga Teroris, Kegagalan Status Negara Hukum Untuk Indonesia?

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Kasus aksi teror kembali mengguncang negeri. Tidak tanggung-tanggung, aksi teror tersebut beruntun terjadi dalam kurun waktu satu minggu. Aksi pertama yang membuat geger adalah ledakan bom bunuh diri di Makassar. Tepat di samping gereja. Pelakunya tewas dan dikabarkan bahwa petugas menemukan potongan-potongan tubuh korban di lokasi kejadian […]

expand_less