Rabu, 18 Feb 2026
light_mode

Kombi, kompor anti meledak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
  • print Cetak

Dewasa ini kebutuhan masyarakat akan teknologi terbaharukan semakin menguat, salahsatunya adalah teknologi kompor untuk memasak skala rumah tangga, dengan menggunakan bahan bakar terbaharukan yakni bahan bakar yang terbuat dari kegiatan fermentasi, salahsatunya adalah alkohol atau disebut juga bioetanol. Bahan bakunya mulai dari limbah, tetes tebu, hingga singkong. Untuk itulah maka dibutuhkan alat pembakar atau burner pada kompor yang mampu membakar bioetanol tersebut dengan efisien dan sempurna.

Kompor bioetanol yang beredar saat ini biasanya menggunakan kompor sederhana yang penggunaannya bisa kita dapati pada usaha-usaha catering, dengan cara kerja yang hanya berbentuk cawan berisi alkohol / bioetanol dan langsung dibakar, sehingga nyalanya tidak bisa diperbesar atau diperkecil, bahkan untuk mematikannya kadang menunggu bahan bakar habis atau lubang bakarnya ditutup.

Yang lebih modern bisa juga kita beli produk impor yang menggunakan tekanan yang penggunaannya mirip lampu petromak.

kompor bioetanol yang ada di masyarakat :

a. 1. DIBAKAR LANGSUNG

Model seperti ini sering digunakan oleh pengusaha catering untuk memanaskan masakan yang sudah siap hidang, dilihat dari fungsinya maka panas yang dihasilkan kurang panas untuk bisa digunakan dalam kegiatan memasak.

Keluhan dari kompor ini adalah :

1. Kurang panas
2. Tidak bisa diatur besar kecilnya nyala api
3. Mematikan kompor kurang praktis, ditunggu hingga bahan bakar habis atau ditutup lubang bakarnya
4. Jika dinyalakan disarankan bahan bakar sampai habis total, karena jika tidak maka bahan bakar akan terkontaminasi dengan udara luar, sehingga penyalaan berikutnya akan sulit, dikarenakan kadar air pada bahan bakar semakin lama semakin tinggi.

b. 2. MENGGUNAKAN TEKANAN

Model seperti gambar diatas bagus untuk digunakan memasak sehari hari, akan tetapi pada penggunaannya dibutuhkan tekanan bahan bakar untuk menyalakannya, sehingga pada kompor tipe ini sering dilengkapi dengan pompa atau tempat bahan bakar yang khusus.

Keluhan dari kompor ini adalah :

1. Bahan bakar boros.
2. Harganya mahal.
3. Menggunakan tekanan, sehingga diperlukan tenaga untuk memompanya.
4. Pada saat digunakan tidak bisa sambil diisi tangki bahan bakarnya.
5. Berat, karena dibutuhkan bahan baku tangki bahan bakar yang tahan tekanan

Skema kompor bioetanol yang menggunakan tekanan :

1. Bahan bakar berupa cairan
2. Bahan bakar berupa uap
3. Saluran bahan bakar yang dilewatkan diatas nyala api
4. burner
sumber: Kombi

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Raya Qurban Tim 8 Madina Berbagi Dengan Masyarakat dan Yatim

    Hari Raya Qurban Tim 8 Madina Berbagi Dengan Masyarakat dan Yatim

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    ‎ ‎PANYABUNGAN ( Mandailing Online): usai pelaksanaan sholad Idul Adha 1446 H kantor Partai Gerakan Indonesia Raya Mandailing Natal ( Madina ) dipadati oleh warga Masyarakat Gunung Tua Raya dan Yatim. Mereka sengaja di undang untuk mengikuti prosesi penyembelihan hewan qurban sekaligus pembagian jatah daging kurban. ” Tim 08 Madina dari Partai Gerindra hari ini […]

  • Pengumuman CPNS Madina Belum Jelas

    Pengumuman CPNS Madina Belum Jelas

    • calendar_month Senin, 30 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Puluhan Pesrta CPNS Adu Mulut Dengan Ajudan Kepala BKD PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga Senin siang (30/12/2013) ketidakpastian pengumuman pemenang penyaringan CPNS di Mandailing Natal (Madina) belum jelas. Para peserta yang terlanjur mendapat kabar akan ada pengumuman hari ini Senin membanjiri halaman kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Madina. Pantauan Mandailing Online, jumlah peserta CPNS yang […]

  • Ditangkap Saat Jenguk Tahanan di Mapolda Sumut Sabu-sabu Disimpan di Kemaluan

    Ditangkap Saat Jenguk Tahanan di Mapolda Sumut Sabu-sabu Disimpan di Kemaluan

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ditangkap Saat Jenguk Tahanan di Mapolda Sumut MEDAN- Susi (19), warga Aceh, nekat mengantar sabu-sabu ke tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut, Jumat (6/1) sore pukul 16.00 WIB. Sabu-sabu tesebut disembunyikannya di kemaluannya. Namun, kejelian petugas piket, berhasil menangkapnya dengan barang bukti 8,4 gram sabu-sabu. Menurut informasi yang didapat di Direktorat Narkoba Polda Sumut, seperti […]

  • Atika Kutuk Bom di Gereja Katedral Makassar

    Atika Kutuk Bom di Gereja Katedral Makassar

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon wakil bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution mengecam aksi bom di depan gereja Katedral Makassar, Minggu kemarin. Dikatakannya bom bunuh diri di Makassar bukanlah kelakuan terpuji. Itu diungkapkan Atika dalam unggahan di akun Facebook-nya Atika Azmi Utammi, Minggu (28/3/2021). “Saya mengecam keras dan mengutuk perbuatan tak terpuji itu,” katanya. […]

  • Pobsi Lahirkan Atlet Berprestasi Melalui Turnamen Billiar 2011

    Pobsi Lahirkan Atlet Berprestasi Melalui Turnamen Billiar 2011

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN- Turnamen biliar cup tahun 2011 tingkat Kota Psp yang dilaksanakan Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pengcab Pobsi) Kota Psp sejak tanggal 28-31 Desember lalu, di lantai III Pasar Sangkumpal Bonang telah melahirkan atlet beprestasi. Adapun yang tampil sebagai juara untuk tingkat senior yakni, juara I, Ardi, Juara II, Ceppan, Juara III Budi […]

  • Qurban Persembahan Pengorbanan Totalitas

    Qurban Persembahan Pengorbanan Totalitas

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dinnar Fitriani Susanti Idul Adha yang lebih familiar disebut dengan lebaran haji, melekat dengan ibadah haji. Tahun ini sekitar dua ratus ribu jamaah haji yang menunaikan rukun Islam ini. Idul Adha yang dilaksanakan tanggal 10 Dzulhijjah setiap tahunnya adalah wujud penerapan Syari’ah Allah. Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, sangat identik dengan pengorbanan totalitas seorang […]

expand_less