Minggu, 15 Feb 2026
light_mode

Menyikapi Perubahan Musim yang Tak Menentu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 22 Mar 2017
  • print Cetak

Rahmat Ami Putra

Catatan : Rahmat Ami Putra, S.T

 

Indonesia merupakan suatu negara sub-tropis yang memiliki dua musim, yaitu penghujan dan kemarau. Belakangan ini pergantian antara musim kemarau dengan musim penghujan sudah mulai susah ditebak, beda dengan waktu sebelum tahun 2010-an. Musim kemarau terkadang sangat panjang, begitu juga dengan musim penghujan, sehingga sering terasa terik yang berkepanjangan saat kemarau melanda dan genangan yang tanpa berkesudahan ketika di guyur hujan tak berkesudahan. Begitulah gambaran pergantian musim yang mulai berubah-rubah.

Begitu juga dengan Kab. Mandailing Natal (Madina), salah satu kabupaten yang terdapat di pulau Sumatera, tentunya juga memiliki musim yang sama. Musim yang susah diperkirakan ini menjadi suatu masalah besar bagi rakyat Madina, mengingat sebagian besar rakyatnya yang memiliki mata pencaharian sebagai petani, sehingga pengaruh musim tersebut sangat menentukan terhadap kualitas panen mereka.

Musim kemarau yang panjang bahkan sampai membuat tanah menjadi kering hingga tanaman harapanpun menguning sebelum mati kering. Musim hujan yang dinanti menghanyutkan asa ketika tak kunjung berhenti hingga tanamanpun tergenang tak berarti. Apalagi bagi petani karet, musim sekarang bukanlah musim yang pernah mereka mimpikan, musim kemarau membuat pohon kering hingga getahpun enggan untuk menetes. Begitu juga dengan musim penghujan, getah menjadi encer hingga tak ada satupun toke yang mau menampungnya. Benar-benar serba salah, ibarat buah simalakama.

Pergantian musim yang berubah-ubah tidak tertebak ini memberikan pengaruh besar terhadap perekonomian masyarakat. Pekerjaan sebagai petani menjadi mata pencaharian yang dielakkan, masyarakat mulai beralih menjadi tenaga pemerintahan, persaingan menjadi Pegawai Negeri Sipil semakin ketat hingga tak jarang banyak ditemukan kecurangan ditambah lagi minimnya formasi yang disediakan. Tak ada rotan akarpun jadi, tak bisa menjadi PNS sebagai tenaga honorer pun jadi. Sehingga ini semakin menambah beban pemerintah dalam hal pengupahan disela-sela minimnya anggaran. Jelas pergantian musim ini menjadi hal yang sangat berpengaruh ditengah-tengah kegiatan pemerintahan.

Ternyata permasalahan pergantian musim tidak cukup sampai disitu saja. Salah satu efek yang ditimbulkan selain yang disebutkan diatas adalah ancaman bencana alam. Misalnya kekeringan, tanah longsor dan banjir. Hal ini jelas sangat merugikan, selain banyaknya kerugian materi yang dikorbankan ditemukan juga kerugian mental dan psikologi yang sangat berpengaruh terhadap masa depan keberlangsungan hidup.

Sehingga, permasalahan pergantian musim ini tidak cukup sekedar diratapi atau bahkan hanya sekedar menyiapkan rencana penanggulangan semata, namun perlu juga antisipasi pencegahan dan upaya dalam meminimalkan kerugian akibat pergantian musim ini. Pergantian antara musim penghujan ke musim kemarau atau sebaliknya sudah menjadi suratan takdir tanah air ini, tak mungkin digeser atau dirubah menjadi musim yang diinginkan. Solusinya hanya dengan mecari suatu langkah dan rencana pembangunan yang tepat diantara musim yang terus mendesak.

Pengelolaan anggaran dan rencana pembangunan harus disusun dengan lebih hati-hati lagi, bukan sekedar bagaimana cara untuk membelanjakan anggaran semata, namun bagaimana anggaran itu dibelanjakan sesuai dengan kebutuhan yang ada.

Misalnya, pembangunan jalan dalam desa, memang itu penting dalam sebuah pembangunan dan peningkatan perekonomian rakyat, tetapi hal yang lebih penting lagi yaitu membebaskan suatu perkampungan dari ancaman bencana yang kerap menghantui. Jika infrastruktur suatu pedesaan sudah dilengkapi, namun ancaman bencana tidak diantisipasi, maka infrastruktur yang dibangun itu akan sia-sia ditelan ludes oleg bencana.

Masalah pergantian musim ini bisa juga diantisipasi dengan pembuatan suatu waduk penyimpanan air berlebih atau juga sebagai persediaan air dimusim kemarau, namun hal ini juga harus dikaji terlebih dahulu disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran yang tersedia.

  • Penulis tinggal di Kayujati, Panyabungan / Mahasiswa Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Madina Ikuti Rakornas TPID Secara Virtual

    Wabup Madina Ikuti Rakornas TPID Secara Virtual

    • calendar_month Jumat, 1 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melalui zoom meeting di ruang kerja wakil bupati, Komplek Perkantoran Payaloting, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut, Kamis (31/8/2023). Pengendalian Inflasi merupakan pertemuan tahunan tingkat nasional berkaitan dengan koordinasi pengendalian inflasi. Pertemuan […]

  • Sekulerisme Memosisikan Perempuan dan Anak Dalam Bahaya

    Sekulerisme Memosisikan Perempuan dan Anak Dalam Bahaya

    • calendar_month Selasa, 17 Jan 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nur Afni Ibu peduli generasi Sekulerisme adalah sistem yang memisahkan agama dari kehidupan, dan sistem inilah yang paling banyak memengaruhi negera-negara di dunia termasuk negara kita Indonesia. Namun sekulerisme ini telah memberikan dampak yang buruk bagi masyarakat terutama kaum wanita dan anak-anak. Seperti kasus kekerasan dan pelecehan seksual. Baru-baru ini, Polda Metro Jaya telah […]

  • Anggota DPRD Madina Dapil I

    Anggota DPRD Madina Dapil I

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    1. Nama lengkap                                          : Ir. H. ALI MAKMUR NASUTION 2. Tempat/tanggal lahir/Umur                        : SIRAMBAS, 13 DESEMBER 1965 3. Jenis Kelamin         […]

  • Puluhan Pelamar CPNS Minta Kepastian Jadwal Pengumuman

    Puluhan Pelamar CPNS Minta Kepastian Jadwal Pengumuman

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puluhan Pelamar CPNS Formasi Umum mendatangi kantor Bupati Madina, Senin (10/02). mempertanyakan kapan kepastian pengumuman hasil seleksi CPNS formasi 2013. Juru bicara rombongan, Saiful mengatakan bahwa kedatangan mereka untuk memastikan kapan dan kepada siapa saja mereka seharusnya mempertanyakan hasil seleksi CPNS. “Apa kendala sehingga ada keterlambatan pengumuman CPNS di Madina. Mengapa […]

  • USU Lawan Putusan MA Soal Temuan Susu Berbakteri

    USU Lawan Putusan MA Soal Temuan Susu Berbakteri

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yakni Universitas Sumatera Utara (USU), Institut Pertanian Bogor (IPB), Unair, Unhas, Unand dan ITB menggugat putusan Mahkamah Agung yang menghukum IPB, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), dan Menteri Kesehatan untuk mengumumkan hasil penelitian IPB tentang susu formula yang tercemar bakteri Enterobacter sakazakii. Hal ini dikatakan Kepala Humas USU […]

  • Fraksi Golkar Prioritaskan Peningkatan SDM Cerdas Berakhlakul Karimah

    Fraksi Golkar Prioritaskan Peningkatan SDM Cerdas Berakhlakul Karimah

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Fraksi Partai Golkar DPRD Madina berupaya mendorog peningkatan Sumber Daya Manusia yang unggul dilandasi ahlakul karimah. Dan itu akan menjadi prioritas program kebijakan Fraksi Golkar dalam perumusan APBD Madina tahun 2020, disamping sektor lain seperti ekonomi, infrastruktur dan lainnya yang tetap menjadi perhatian Fraksi Golkar. “Menciptakan SDM unggul harus dimulai […]

expand_less