Home / Seputar Madina / Pilkada Madina, H. Aswin Mendaftar ke PDI Madina

Pilkada Madina, H. Aswin Mendaftar ke PDI Madina

H. Aswin Parinduri (pakai peci) serah terima pendataran dengan mendaftaran dengan Ketua Tim Penjaringan DPC PDI Pejuangan Madina Syafruddin Lintang. foto : Kahirul Anwar

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) H. Aswin Parinduri resmi mendaftar ke PDI Perjuangan Madina dalam pencalonan bupati untuk Pilkada Madina 2020.

H. Aswin yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Madina tiba di sekretariat PDI Perjuangan Madina, Dalan Lidang, Panyabungan, Selasa sore (10/9/2019).

Kedatangannya didampaingi Sekretaris DPD Golkar Madina, Erwin Efendi Nasution; Bendahara DPD Golkar Madina, Masriana SE; Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Madina, Arsidin Batubara serta para anggota DPRD Madina dari Golkar Syariful Lubis, Sobir Lubis serta funsionaris DPD Golkar lainnya yakni Khoirul Anwar dan Jakfar Rangkuti.

Rombongan H. Aswin diterima Ketua DPC PDI Perjuangan Madina, Teguh W Hasahatan, Sekretaris Khoirul Amril serta Bendahara Sadrak Pasaribu dan Ketua Tim Penjaringan Syarifuddin Lintang serta petinggi DPC PDI Perjuangan Madina lainnya.

Menjawab wartawan usai pendaftaran, H.Aswin menyatakan pendaftaran dirinya sebagai calon bupati ini diharapkan mampu memperkuat koalisi antara Partai Golkar Madina dengan PDI Perjuangan Madina.

“Sejarah 15 tahun yang lewat kita harapkan bisa terjalin kembali,” katanya merujuk koalisi Golkar dengan PDI dalam mengusung calon bupati Madina Amru Daulay di Pilkada Madina 2005.

H. Aswin menyatakan bahwa tak tertutup kemungkinan dia akan mendaftar juga kepada partai lain yang akan membuka penjaringan bakal calon kepala daerah.

“Semua (partai) akan kami masuki. Sebenarnya membangun Madina tak bisa satu dua partai saja, alangkah baiknya semua partai bersatu untuk membangun Madina yang kita cintai ini. Dan semua rakyat juga kita harapkan berada dalam dimensi kebersamaan dan kesatuan,” ujar H. Aswin.

Berdasar catatan Mandailing Online, Partai Golkar Madina memperoleh 5 kursi di DPRD Madina di Pemilu 2019. Sementara syarat partai atau gabungan partai harus 8 kursi untuk dapat mencalonkan pasangan bupati. Jika kelak PDI Perjuangan yang memiliki 1 kursi di DPRD Madina menetapkan H.Aswin maka totalnya menjadi 6 kursi.  Dengan demikian Golkar Madina membutuhkan setidaknya 2 kursi lagi dari parpol lain.

Beberapa bulan lalu, Rapat Yang Diperluas DPD Partai Golkar Madina di Panyabungan menghasilkan beberapa poin keputusan, diantarnya mengusung H. Aswin Parinduri sebagai calon Bupati atau Wakil Bupati Madina pada Pilkada 2020.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Madina, Teguh W Hasahatan menjawab wartawan menyatakan bahwa H. Aswin merupakan figur atau sosok yang tak asing bagi masyarakat Mandailing Natal (Madina).

Dan menurutnya, PDI Perjuangan dan Golkar memiliki sejarah kebersamaan yang baik terutama saat bersama-sama mengusung Amru Daulay sebagai calon bupati Madina pada Pilkada Madina 2005 lalu dan masa itu Amru daulay memenangi Pilkada itu.

“Kita berharap di priode 2020-2024 ini kejayaan Pilkada 2005 dapat terulang kembali,” ujarnya.

Dia menyatakan, sejauh ini kesiapan PDI Perjuangan Madian menyongsog Pilkada Madina 2020 cukup baik dimana seluruh struktur PAC dan Ranting telah terbentuk.

“Dan tentu sebagai kader, kami mendukung secara penuh dan total serta bekerja ekstra ketat memenangkan calon yang diusung partai,” katanya.

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

Comments

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: