Selasa, 17 Feb 2026
light_mode

Produksi Pendaratan Ikan di Tapteng Sibolga Merosot

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 2 Nov 2015
  • print Cetak

Panda – Akibat cuaca ekstrem yang kerap melanda perairan Pantai Barat Sumatera Utara sejak 3 tahun terakhir, menyebabkan produksi penangkapan ikan di Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga tidak stabil atau kembali merosot. Jika pada tahun 2012 lalu, total produksi/pendaratan ikan mampu mencapai 38.290 ton, kemudian turun menjadi 34.573 ton pada tahun 2012, lalu tahun 2014 jumlah tersebut kembali naik tipis menjadi hanya 35.227 ton.

Namun pada tahun 2015 ini, produksi pendaratan ikan dipastikan akan lebih merosot. Sebab, hingga akhir September 2015, produksi pendaratan ikan hasil tangkapan nelayan di daerah ini baru mencapai 22.458 ton atau menurun sekitar 17% dari periode yang sama pada tahun lalu mencapai 26.081 ton.

Demikian disampaikan Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga Henry M Batubara SPi MSi selaku perpanjangan tangan Kementerian Kelautan dan Perikanan di wilayah Pantai Barat Sumut kepada MedanBisnis di kompleks PPN Sibolga, kemarin.

Disebutkan, cuaca buruk yang kerap melanda perairan pantai barat Sumatera atau sekitar wilayah Samudera Hindia, menjadi faktor utama tidak stabilnya jumlah produksi pendaratan atau hasil tangkapan nelayan di daerah ini.

“Naik turunya produksi itu juga disebabkan pola migrasi ikan yang tidak menentu, disamping faktor lainnya semisal kerusakan ekosistem terumbu karang yang kian parah, sehingga mengakibatkan perkembangbiakan ikan menjadi terganggu dan menyebabkan ikan menjadi langka. Hal ini juga disebabkan sempat naiknya harga BBM solar yang menjadi bahan bakar utama kapal-kapal penangkap ikan,” terangnya sembari menyampaikan bahwa data di atas diambil berdasarkan data laporan dari dokumen Logbook kapal penangkap ikan.

Dikatakan, akibat cuaca buruk yang berkepanjangan, menyebabkan tingkat aktivitas operasional kapal-kapal penangkap ikan menjadi menurun dari biasanya. Hal ini dibuktikan dengan pengurusan berbagai kelengkapan dokumen kapal penangkap ikan di kantornya yang terus mengalami penurunan, seperti Logbook, Surat Persetujuan Berlayar (SPB), maupun Sertifikat Hasil Tangkapan Ikan (SHTI).

Disebutkan, jika pada tahun 2012 lalu, pihaknya masih menerbitkan 10.305 unit dokumen Logbook, pada tahun 2013 turun menjadi 8.636 unit, tahun 2014 terus merosot menjadi 6.205 unit. Hingga September tahun 2015 ini, kapal perikanan yang mengurus Logbook sebagai dokumen wajib yang harus dilengkapi oleh kapal-kapal penangkap ikan jika hendak beroperasi baru mencapai 5.466.

Begitu juga dengan SPB yang tahun 2012 lalu mencapai 10.305 unit, kemudian meningkat sedikit pada tahun 2013 menjadi 10.363 unit, kembali menurun menjadi 9.044 unit pada tahun 2014, pada tahun ini diperkirakan akan kembali merosot. Pasalnya, hingga September 2015, hanya 5.071 unit kapal yang beroperasi.

Tak jauh berbeda dengan dokumen SHTI yang juga terus mengalami penurunan. Pada tahun 2012 lalu, PPN Sibolga masih menerbitkan 403 lembar SHTI, pada tahun 2013 sampai tahun 2014 mengalami penurunan menjadi 400 dan 171 lembar SHTI saja. Jumlah ini dipastikan akan kembali menurun, karena hingga September tahun ini, PPN Sibolga baru menerbitkan 63 lembar SHTI saja.

Sumber : medanbisnis

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bandar Togel Ditangkap

    Bandar Togel Ditangkap

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SERGAI- Tidak punya pekerjaan tetap alias pengangguran membuat Suryadi alias Edi (45) banting stir menjadi bandar toto gelap (Togel) di sekitar tempat tinggalnya. Pria yang sebelumnya bekerja sebagai supir truk ini berdomidili di Gang Sempurna, Kelurahan Melati I, Perbaungan. Profesi sebagai bandar judi togel itu terbongkar setelah seorang juru tulis bernama Dedi Muliadi alias Dedi […]

  • Warga Hanyut di Natal Belum Ditemukan

    Warga Hanyut di Natal Belum Ditemukan

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Hingga kini seorang warga yang hanyut di Natal belum ditemukan. Warga yang hanyut itu bernama Zein Bisri berumur sekira 45 tahun, penduduk Desa Setia Karya, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Dia hanyut terbawa arus sungai di titik muara Natal (muara Sungai Batang Natal), Minggu sore (19/12/2021) saat memeriksa kapal penangkap […]

  • Kebijakan Anggaran Dana Desa Beraroma Busuk Kapitalisme

    Kebijakan Anggaran Dana Desa Beraroma Busuk Kapitalisme

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) direncanakan sebesar Rp796,3 triliun pada tahun 2021 dengan 7 (tujuh) arah kebijakan. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2021 Beserta Nota Keuangannya di depan Rapat Paripurna DPR […]

  • H. Aswin, Sosok Berjasa Melobi APBN Untuk Pembangunan Madina

    H. Aswin, Sosok Berjasa Melobi APBN Untuk Pembangunan Madina

    • calendar_month Jumat, 4 Jan 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Percepatan pembangunan Mandailing Natal mulai dikejar Pemkab Madina sejak 3 tahun terakhir. Pendanaan didukung oleh APBN, sebab untuk melakukan percepatan tak lah tercapai jika hanya mengandalkan APBD Madina dan APBD Sumut saja. Beberapa sektor percepatan itu meliputi infrastruktur dan perhubungan yang bertujuan bagi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sektor lainya antara lain […]

  • Jalan Protokol Panyabungan Abrasi

    Jalan Protokol Panyabungan Abrasi

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jalan protokol Panyabungan di titik Desa Gunung Tua Panggorengan yang sudah beberapa bulan ini kian mengecil akibat abrasi yang terus menerus, dan belum juga ada tanda-tanda akan diperbaiki. “Kita sangat heran, sudah begitu lama kondisi badan jalan ini, namun belum juga diperbaiki,” ujar Muksin seorang pengemudi angkutan umum kepada kepada […]

  • Akankah Narkoba Tertuntaskan Ketika Grasi Massal Napi Narkoba Justru Direkomendasikan

    Akankah Narkoba Tertuntaskan Ketika Grasi Massal Napi Narkoba Justru Direkomendasikan

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hj. Nuryati Apsari, S.Hut, MM Aktivitas Muslimah Peduli Generasi Patut dipertanyakan keseriusan pemerintah menuntaskan kasus narkoba di negeri ini, ketika ada usulan untuk memberikan grasi massal kepada napi narkoba. Tim Percepatan Reformasi Hukum merekomendasikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberi grasi massal kepada narapidana pengguna narkoba. Langkah itu sebagai upaya mengatasi over crowded lapas. […]

expand_less