Home / Berita Nasional / Pulang Kunker, Tas Oknum Anggota Dewan Kebongkaran Di Lion Air

Pulang Kunker, Tas Oknum Anggota Dewan Kebongkaran Di Lion Air

Panyabungan, MADINA
Tindak kejahatan pencurian terjadi di maskapai penerbangan Lion Air, kali ini dialami salah seorang oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Dodi Martua. Ketika hendak pulang kunjungan kerja Komisi 1 DPRD Madina ke Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur bersama sejumlah anggota lainnya dan Dinas Pendidikan Pemkab Madina pada hari Senin (11/11) kemarin, tas oknum anggota dewan itu ditemukan dalam kondisi dibongkar dan kancing tas rusak padahal sebelumnya tas berisi pakaian itu di segel oleh pihak Bandara.

Diceritakan Dodi Martua didampingi beberapa orang anggota dewan dari Komisi 1 lainnya, mereka berangkat dari Bandara Juanda Surabaya menuju Jakarta pada pukul 07.45 WIB dengan nomor penerbangan JT-691, dan dari Jakarta menuju Minang kabau kota Padang Sumbar pada pukul 13.10 WIB dengan nomor penerbangan JT-352, namun setibanya di Bandara Minang kabau tas berisi pakaian dan benda lainnya tidak utuh lagi sementara segelnya juga rusak, Dodi juga kehilangan beberapa barang yang ada di dalam tas.

“Setelah diambil barang-barang saya melihat tas sudah tidak utuh dan terbongkar, beberapa barang bawaan saya hilang, saya merasa dirugikan atas kejadian ini,” kata Dodi.

Disebutkan, Dodi sendiri sudah membuat laporan pengaduan ke Polsek Bandara Minang kabau untuk diproses, dan kepada maskapai penerbangan Lion Air juga sudah diberitahukan atas kejadian ini, namun jawaban pihak maskapai tidak memuaskan, dan mengatakan menunggu konfirmasi dulu.

“Ini merupakan kelalaian mereka dalam memberikan pelayanan kepada penumpang, dan kami menduga tindakan ini sengaja diperankan oleh pihak maskapai dan petugas pengangkut barang di Bandara, kenapa bisa terjadi pencurian dan membongkar tas penumpang,” kesalnya, Dodi berharap agar laporan pengaduan mereka ini diproses oleh Polsek Bandara Minang kabau, dan pihak maskapai agar bertanggungjawab.

Ditambahkan Iskandar Hasibuan, ini merupakan suatu kelemahan dan kebobrokan maskapai Lion Air, dan Lion Air diminta bertanggungjawab atas apa yang dialami oleh anggota Komisi 1 DPRD Madina.

“Kejadian ini sudah beberapa kali di Lion Air, penumpang kehilangan dan barang-barang dirusak dan diambil isinya, kami minta agar Lion Air bertanggungjawab dan mengganti barang rekan kami yang hilang, dan kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati menggunakan maskapai penerbangan Lion Air khususnya masyarakat Kabupaten Madina, karena tidak ada kenyamanan,” imbaunya. (wan)

Comments

Komentar Anda

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: