Home / Seputar Madina / Reses Sobir di Manyabar, dari Infra hingga Ekonomi

Reses Sobir di Manyabar, dari Infra hingga Ekonomi

Sobir Lubis baju kuning saat meninjau surau kaum perempuan di Desa Manyabar.

 

Lanjutan pambangunan jalan usaha tani sepanjang sekitar 850 meter menjadi salah satu ajuan Desa Manyabar, Panyabungan saat reses anggota DPRD Madina dari Partai Golkar, Sobir Lubis,SH melakukan reses di Desa itu, Senin (23/12/2019).

Sepanjang 30 meter telah dibangun menggunakan Dana Desa. Sehingga sekitar 800 meter lagi membutuhkan dukungan dana dari APBD Madina.

Menurut Kepala Desa Manyabar, Ali Musa Nasution, jalan usaha tani ini menghubungkan pemukiman ke sentra pertanian yang ujungnya berada di titik Padang Galugur yang merupakan perkampung lama.

Padang Galugur ini dahulu kala adalah perkampungan yang kini telah kosong. Sehingga fungsi jalan ini kelak, selain sebagai infrastruktur jalan pertanian juga akan merangsang berdirinya kembali pemukiman di Padang Galugur.

Meninjau titik rencana jalan usaha tani

Fasilitas persampahan juga menjadi keluhan warga. Mereka berharap angkutan dan fasilitas pendukung dapat tersedia.

Di bidang ekonomi, selain upaya-upaya merangsang industri rumahtangga, wacana pendirian pabrik mini pakan ternak juga bergulir di reses itu.

Sobir sendiri menilai usulan pabrik itu sangat bagus mengingat pasar pakan ternak kian tumbuh apalagi peternakan ayam potong kian berkembang di Madina.

Keluhan lain adalah persoalan pupuk bersubsidi sering terlambat datang. Masa tanam sudah lama berlalu, namun pupuk belum datang juga.

Warga berharap agar DPRD Madina melalui Sobir Lubis dapat melakukan upaya legislasi agar distribusi pupuk tak mengalami keterlambatan.

Di sisi kaum ibu, harapan yang dicuatkan selain peralatan pendukung pengajian, juga persoalan surau dan pemandian.

Kaum ibu berharap rehabilitasi surau dan pemandian yang berada di sisi utara pemukiman.

Surau yang ada saat ini kondisinya sudah lapuk yang terbuat dari papan kayu. Juga pemandian di sisi surau membutuhkan penanganan karena tak memiliki diding pengaman serta fasilitas pencucian.

Jalan setapak menuju surau dan pemandian ini sangat tak bagus, masih berupa pematang tambak yang bila musim hujan sangat becek dan licin sehingga rawan terpeleset bagi kaum ibu tua.

Sobir Lubis ditemani kepala desa kaum ibu berkesempatan meninjau langsung kondisi surau dan pemandian itu.

Tinjauan juga dilakukan ke titik jalur rencana pembukaan jalan sentra pertanian yang berujung di Padang Galugur itu.

Peliput : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: