Home / Seputar Madina / SDM Mumpuni, RSUD Panyabungan Layak Jadi Rujukan

SDM Mumpuni, RSUD Panyabungan Layak Jadi Rujukan

dr. Rusli Menerima Secara Langsung Kedatangan Komisi IV DPRD Madina di RSUD Panyabungan.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sumber daya manusia (SDM) di RSUD Panyabungan dilihat dari keberadaan tenaga medis dan tingkat pendidikan sangat mumpuni sehingga seharusnya sudah layak jadi rumah sakit rujukan di wilayah Tabagsel.

Demikian disampaikan Direktur RSUD Panyabungan dr. Rusli Pulungan saat menerima kunjungan Komisi IV DPRD Madina pada Senin (25/10).

“RSUD harusnya menjadi pilihan pertama masyarakat karena sesuai SDM, RSUD Panyabungan sangat mumpuni. Bahkan ketersediaan dokter spesialis masih lebih baik dari rumah sakit lain di wilayah Tabagsel,” katanya.

Rusli menambahkan, pemerintah terus mendorong hadirnya dokter-dokter spesialis di RSUD Panyabungan. Termasuk dokter kulit dan dokter jantung.

Rusli memaparkan meskipun punya SDM mumpuni masih banyak masyarakat yang memilih berobat ke rumah sakit lain karena beberapa hal. Salah satunya faktor pelayanan.

“Seperti yang disampaikan bapak-bapak dan ibu dewan dari Komisi IV, salah satu keluhan masyarakat adalah pelayanan yang masih perlu peningkatan,” jelasnya.

dr. Rusli mengungkapkan bahwa selama ini sudah ada perbaikan pelayanan terhadap pasien tetapi dalam pandangan masyarakat masih perlu banyak perbaikan.

Ia pun berharap kedatangan Komisi IV DPRD Madina ke RSUD Panyabungan memberikan dampak baik.

“Dengan adanya pertemuan ini, kita berharap keluhan layanan bisa diminimalisir, terjadi peningkatan peranan komite medik,” harapnya.

Untuk bisa menjadi rujukan, terang Rusli, RSUD harus berbenah dan pemerintah juga harus memberikan perhatian terhadap pegawai yang bertugas.

“Pemerintah juga harus hadir dan memperhatikan pegawai di sini. Terutama kesejahteraan dan kepastian status mereka,” ujarnya.

Sementara dari internal RSUD akan meningkatkan skill paramedis dengan melaksanakan pelatihan-pelatihan, termasuk pelatihan komunikasi.

“Pelayanan itu bukan hanya mengobati pasien, tapi juga komunikasi baik verbal maupun gestur tubuh,” imbuhnya.

Untuk diketahui saat ini ada 19 dokter spesialis, 4 dokter gigi dan 15 dokter umum yang bertugas di DPRD. Itu belum termasuk tenaga kesehatan lainnya seperti perawat dan bidan yang jumlahnya hampir mencapai 100 orang.

 

Peliput: Roy Adam

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: