Home / Seputar Madina / Sobir Reses di Aek Mata, Warga: Kami ‘Belum Merdeka’

Sobir Reses di Aek Mata, Warga: Kami ‘Belum Merdeka’

AEK MATA (Mandailing Online) – Jalan yang merupakan akses utama masyarakat seharusnya menjadi prioritas pembangunan infrastruktur. Namun, kondisi jalan ke Desa Aek Mata masih memprihatinkan. Padahal Aek Mata secara geografis masuk wilayah Kecamatan Panyabungan.

Kondisi jalan yang buruk ini menjadi perhatian utama warga ketika Sobir Lubis, SH, anggota DPRD Madina dari Fraksi Partai Golkar menggelar Reses III DPRD Tahun Sidang 2020-2021, Jumat (27/8).

Dari pengakuan warga, kondisi jalan yang rusak parah ini mempersulit akses ke ibu kota kabupaten sehingga masyarakat di sana terkesan ‘belum merdeka’.  Jalan tak layak ini juga jadi kendala bagi ibu-ibu hamil yang mau melahirkan dan warga yang hendak berobat.

Menanggapi hal itu, Sobir Lubis menyampaikan persoalan jalan yang juga menjadi akses utama perekonomian masyarakat akan disampaikan pada rapat-rapat di DPRD, termasuk di badan anggaran.

“Kondisi jalan ini akan saya perjuangkan pada rapat-rapat di DPRD. Terutama pada saat rapat pembahasan usulan program dan badan anggaran,” katanya.

Sobir berharap kemauan dan aspirasi masyarakat terkait pembangunan jalan ke Desa Aek Mata menjadi prioritas pada APBD tahun anggaran 2022.

Ia menegaskan tak akan bisa bekerja dan berjuang sendirian untuk merealisasikan aspirasi masyarakat. Kepala desa dan perangkat desa harus turut berperan aktif dan menjemput bola. Selain itu doa masyarakat juga sangat diperlukan.

Suasana reses sempat menjadi haru ketika Kepala Desa menyampaikan hingga hari ini Sobir Lubis merupakan anggota DPRD Madina pertama dan satu-satunya yang melaksanakan reses di Desa Aek Mata.

“Sepanjang pengetahuan saya, Banganda Sobir adalah anggota DPRD Madina pertama dan satu-satunya yang mau melaksanakan reses di desa kita ini,” jelasnya.

Pada akhir acara kepala desa menekankan pembangunan jalan ini penting karena Aek Mata terkenal dengan duriannya dan sedang mempersiapkan diri untuk jadi wisata Desa Durian di Madina.

Reporter: Roy Adam

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: