Home / Pendidikan / Terbakar 2 Tahun Lalu, Murid SD di Sipaga-paga Belajar di Teras Rumah Penduduk

Terbakar 2 Tahun Lalu, Murid SD di Sipaga-paga Belajar di Teras Rumah Penduduk

Gedung SD Negeri 099 Proyek Batanggadis Desa Sipaga-paga pasca kebakaran hingga kini belum mendapat perbaikan. Foto: Mandailing Online/Ojie

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua Tahun sudah setelah kebakaran, gedung SD Negeri 099 Proyek Batang Gadis Desa Sipaga-paga, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal belum diperbaiki.

Selama itu pula para murid harus belajar di teras rumah-rumah penduduk.

Gedung sekolah itu terbakar  tanggal 3 Juni 2019 lalu. Sebanyak 5 ruangan hangus. Hanya tersisa 2 ruangan.

“Belum ada perbaikan dari pemerintah, baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat,” ucap Rokim Nasution, Ketua Komite SDN 099 Proyek Batang Gadis di Sipaga-paga kepada Mandailing Online, Jum’at (29/10 /2021).

“Kita selaku komite berharap kepedulian pemerintah untuk segera membangun ulang gedung SDN 099 yang sudah terbakar ini, karena kita kasihan anak-anak selama ini belajar di teras-teras rumah penduduk,” ungkapnya.

Rokim menuturkan “memang saat ini murid-murid hanya 50 persen saja yang diperbolehkan masuk untuk mengikuti proses Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), akibat covid-19, nah bila covid-19 ini berlalu masihkah anak-anak kami belajar di teras-teras rumah penduduk, atau menumpang ke gedung lain yang bukan milik SDN 099?,” katanya bertanya.

“Tolonglah anak didik kami ini agar dapat belajar di gedung yang lebih nyaman, karena hanya 2 ruangan saja yang dapat difungsikan. Sementara peserta didik di sekolah ini sebanyak 192 siswa,” ungkapnya.

Di hari yang sama, Kepala SDN 099 Proyek Batang Gadis Desa Sipaga-paga, Siti Juleha menjawab Mandailing Online, menuturkan bahwa pihak sekolah sudah beberapa kali mengajukan proposal terkait pembangunan ulang gedung baru, namun sampai saat ini belum membuahkan hasil.

“Untuk itu kami dari pihak sekolah berharap kepada pemerintah  agar melihat kondisi sekolah ini. Juga kiranya dapat menampung anggarannya,” katanya.

“Jika pembangunannya tidak terealisasi kita sangat kasihan terhadap murid-murid yang terus menompang gedung lain bahkan para siswa pernah belajar di teras-teras warga,” ujar Siti Juleha nada sedih.

“Besar harapan kami kiranya pemerintah peduli terhadap sekolah kami yang sampai saat ini belum dilakukan perbaikan, ataupun pembangunannya kembali , sementara upaya mengajukan profosal telah beberapa kali dilakukan. Kami berharap agar pemerintah dalam hal ini instansi terkait dapat memperhatikan sekolah ini,” imbuhnya.

Peliput: Ismail Ojie

Gedung SD Negeri 099 Proyek Batanggadis Desa Sipaga-paga pasca kebakaran hingga kini belum mendapat perbaikan. Foto: Mandailing Online/Ojie

Peliput : Ismail Ojie

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: