Minggu, 15 Feb 2026
light_mode

Tipikal Bupati Madina ke Depan Harusnya Sosok Berpikiran Generalis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tipikal figur bupati yang akan memimpin Madina ke depan idealnya sosok berwawasan generalis, berkarakter seperti kepala “kahanggi”.

Itu dicuatkan budayawan Mandailing, Askolani Nasution dalam acara “Diskusi Publik Pilkada Madina 2015” dengan topik “Mencari  Figur Ideal Calon Bupati Madina”, Kamis (2/4) di café Hotel Rindang, Panyabungan yang diselenggarakan The Rindang Magnitude kerjasama dengan Malintang Pos, Mandailing Online dan radio Start 102,6 FM Panyabungan.

Askolani yang juga sutradara dari Tympanum Novem Multimedia itu melanjutkan bahwa karakter seperti kepala “kahanggi” yang dimaksud adalah santun, banyak mendengarkan, menguatkan tondi, menghukum tapi tidak melukai, membebaskan dendam, dan mengambil resiko untuk dirinya sendiri.

Lebih jauh disebutkannya, bupati ke depan juga harus kreatif menyusun strategi membawa gerbong kawasan ini seperti pada masa kejayaan Mandailing di abad ke 9 masehi.

Mampu  mendorong pengembangan zona kawasan pertumbuhan ekonomi dalam skala besar, menguatkan marwah, menumbuhkan kecintaan terhadap pengetahuan, menumbuhkan birahi terhadap penelitian, menumbuhkan pendidikan untuk orang dewasa, transfer teknologi tepat guna, menumbuhkan ekonomi kreatif, dan membuka ruang bagi ekspresi seni budaya.

Diskusi itu melibatkan sejumlah pengamat politik, pengamat pendidikan, para pimpinan partai politik, politikus, pengamat sosial, budayawan, Kamar Dagang dan Industri Madina, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Madina dan jurnalis serta KPU Madina.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tidak Semua Dana ADD Untuk Pembangunan Desa

    Tidak Semua Dana ADD Untuk Pembangunan Desa

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dari total dana untuk Anggaran Dana Desa (ADD) untuk tiap desa, tidak semuanya dialokasikan bagi pembangunan desa, sebab sebagaian besar diperuntukkan bagi honor aparat serta ATK kantor desa. Alokasi pembangunan desa dari dana ADD itu tak bisa dipatok. “Kita mengambil contoh misalnya desa itu menerima Rp.48 juta (ADD) dalam satu […]

  • Polisi Diminta Tangkap Penculik dan Perampok Gubernur LIRA Sumut

    Polisi Diminta Tangkap Penculik dan Perampok Gubernur LIRA Sumut

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    MEDAN: Pihak kepolisian diharapkan segera menangkap kawanan pelaku perampokan dan kasus penganiayaan terhadap Gubernur Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sumatra Utara Rizaldi Mavi. “Kami berharap pihak kepolisian bisa segera menangkap para perampok sekaligus mengusut tuntas kasus perampokan disertai penganiayaan yang menimpa Gubernur LIRA Sumatra Utara Rizaldi Mavi,” kata Wali Kota LIRA Medan Ganda Manurung kepada pers […]

  • Pujangga Mandailing

    Pujangga Mandailing

    • calendar_month Sabtu, 6 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sanusi Pane Sanusi Pane adalah satu diantara beberapa tokoh sastra Indonesia di era Pujangga Baru. Sastrawan yang dikenal sebagai pembaharu kesusastraan di tanah air kita ini, lahir di Muara Sipongi, Sumatera Utara, pada tahun 1905. Beliau adalah sastrawan yang banyak menyumbangkan perhatian dan karyanya untuk kemajuan kesusasteraan Indonesia, terutama pada periode diantara tahun 1919 hingga […]

  • Rampok Pegadaian Bawa Brangkas Bernilai Rp900 Juta

    Rampok Pegadaian Bawa Brangkas Bernilai Rp900 Juta

    • calendar_month Sabtu, 29 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ada lebih dari 200 buah perhiasan emas. Jakarta, (MO)- Petugas Polsek Metro Jagakarsa masih melakukan pengejaran terhadap pelaku perampokan di kantor cabang Pegadaian yang terletak di Jalan Raya Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Perampok diketahui membawa satu berangkas yang berisi emas dan uang. Kapolsek Metro Jagakarsa, Komisaris Arsalam mengatakan, pihak pegadaian telah mengalkulasi kerugian atas […]

  • Aparat hukum gampang dibeli?

    Aparat hukum gampang dibeli?

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kasus plesiran terdakwa kasus mafia hukum, Gayus Halomoan Tambunan ke Bali, merupakan sebuah aib bagi institusi kepolisian yang tak akan terlupakan. Pasalnya Gayus sedang menjalani masa penahanan di Markas Komando (Mako) Brimob Kelapa Dua, Depok, lokasi yang mendapatkan pengawalan super ketat dari kepolisian. Namun karena pundi-pundi rupiah yang dimilikinya, Gayus berhasil ‘membeli’ beberapa […]

expand_less