Home / Berita Sumut / Truk CPO Terbalik, Oknum Polantas Ikut Ngambil

Truk CPO Terbalik, Oknum Polantas Ikut Ngambil


LANGKAT- Oknum Pos Lalu Lintas (Poslantas) Sei Karang berpangkat Aiptu bermarga Samosir diduga melakukan praktik pencurian minyak crude palm oil (CPO) yang tumpah di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di Desa Sei Karang, Kecamatan Stabat atau sekitar 100 meter dari tempat Pos Lantas Sei Karang berdiri.

Informasi diperoleh koran ini, Minggu (21/11) menyebutkan, perbuatan ini, tercium saat terjadinya kecelakaan lalu lintas (Lakalantas), Jumat (19/11) sekitar pukul 17.00 Wib di kawasan Sei Karang, Kecamatan Stabat, Langkat.
Ketika warga sibuk membantu supir truk yang terjepit di dalam truk, oknum polisi bertubuh gendut ini malah menyuruh Banpolnya mencari ember untuk menampung minyak CPO yang tumpah dari truk yang terguling di dalam paret perkebunan Kwala Bingei itu.

Tanpa merasa sungkan atau malu dilihat warga, si Banpol yang mengenakan seragam Polantas menampung tumpahan minyak yang keluar dari bagian samping truk mengunakan ember plastik. Minyak CPO yang ditampung tadi selanjutnya dilansir ke belakang Pos Lantas untuk diikumpulkan sebelum akhirnya dijual.
Sementara sopir truk naas bernomor Polisi BK 8637 EC hanya mampu mengerang kesakitan sambil memegangi tangannya.

Walau telah memohon kepada Polisi agar tidak mengambil minyak CPO yang tumpah, tapi tetap saja permintaan supir sial ini tak diindahkan.

Oknum Polisi berpangkat Briptu bermarga Marpaung anak buah Aiptu Samosir seakan pura-pura tidak tau dengan aksi si Banpol yang hilir mudik mengangkut minyak tersebut.

Diantara semak pohon tebu, seorang Banpol terus bergerak cepat memindahkan minyak CPO tersebut dari tangki ketempat yang telah mereka siapkan di belakang Pos Lantas. “Daripada terbuang sia-sia, kan bagus diambil,” cetus Banpol saat ditegur warga yang dilarang mengambil tumpahan CPO tersebut.

Terpisah, supir truk tangki ketika ditemui mengaku, kalau kecelakaan yang dialami berawal dari melajunya satu buah mobil pick up dari Binjai ke Stabat.

“Aku tadi mau mengelakkan mobil pick up yang memotong dari arah Binjai, kalau aku ngak banting stir pasti tadi terjadi tabrakan maut,” bilang supir berusia sekitar 37 tahun ini.

Sementara Kasat Lantas Polres Langkat AKP L Marpaung ketika dihubungi Minggu (21/11) mengaku tidak mengetahui hal tersebut, dirinya berjanji akan melakukan tindakan terhadap petugas yang menyimpang di lapangan.
“Saya belum tau dan belum dapat laporan tentang masalah itu, apakah pemilik CPO ada membuat pengaduan atau belum saya juga ngak tau, kebetulan saya di Jakarta kemarin, nantilah saya cek dulu,” bilangnya.(ndi)
Sumber : Sumut Pos

Comments

Komentar Anda

%d blogger menyukai ini: