Minggu, 15 Feb 2026
light_mode

Babiat Berkeliaran, Warga Pagur Takut Mangguris

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 14 Jul 2022
  • print Cetak

Jejak telapak harimau di kawasan Desa Pagur

PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Saat ini babiat (harimau) berkeliaran di kawasan Desa Pagur Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Warga ketakutan, resah. Banyak yang takit mangguris (menyadap) karet di kebun.

Dalam dua pekan terakhir ini tercatat sudah tiga kali babiat tersebut muncul di areal perkebunan warga.

“Dalam dua pekan ini tercatat sudah tiga kali terlihat oleh warga. Yang pertama pada tanggal 27 Juni pagi, kemudian pada Rabu 6 Juli sore dan terakhir, Rabu 13 Juli”, ungkap Sekretaris Desa Pagur, Muhammad Taqwa, Kamis (14/7/2022) sebagaimana dikutip Antara.

Taqwa menyebut, kemunculan hewan  ini kali pertama dilihat warga Pagur yang bernama Lahuddin di wilayah Banjar Paran Bira, sekitar 3 kilo meter dari perkampungan warga.

Dia melihat harimau tersebut hendak melintasi jalan setapak hutan.

Kemudian, terlihat di daerah Banjar Namumbang, sekitar 4 kilo meter dari areal pemukiman warga.

Kali ketiga terlihat di titik Simpang Pagur. Simpang Pagur ini adalah jalan raya berupa persimpagan tiga. Yakni titik simpang menuju Desa Pagur di jalur jalan Panyabungan Timur.

Ia menyampaikan, kehadiran Harimau Sumatera itu mengakibatkan warga menjadi resah dan ketakutan, apalagi mayoritas mata pencaharian warga di desa itu berkebun komoditi karet, kopi dan hasil hutan lainnya.

Desa Pagur adalah pemukiman yang berbatasan langusung dengan hutan.

Di sisi lain, Plt Kasi Perlindungan Hutan dan Pemberdayaan Masyarakat, KPH VIII Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, Zulham Afandi kepada wartwan menyampaikan, telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi kasus konflik harimau dengan manusia itu.

Diantaranya melakukan sosialisasi, pemasangan kamera trap dan membuat dentuman untuk menghalau satwa tersebut.

Pihaknya bekerjasama denga tim dari Taman Nasional Batang Gadis (TNBG).

Dan apabila satwa langka tersebut, masih mendekat ke perkampungan warga, Zulham menyebut, akan dilakukan pemasangan alat perangkap agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh masyarakat setempat.

Hasil pantauan yang dilaksanakan oleh tim KPH dan TNBG di lapangan, terdeteksi tiga ekor harimau yang diperkirakan berkeliaran di wilayah hutan tersebut yakni, jantan, betina dan satu ekor anak.

Mengingat wilayah Aek Gorsing (salah satu titik kawasan hutan di Pagur) merupakan habibat harimau, pihaknya mengimbau kepada warga untuk sementara waktu agar mengurangi aktifitasnya ke hutan. Dan apabila sangat mendesak diminta agar tidak seorang diri.

Menurut dia, terjadinya konflik antara harimau dengan manusia akibat diakibatkan oleh berkurangnya areal lahan hutan di wilayah Aek Gorsing. Yang mana saat ini banyak hutan beralih fungsi ke lahan perkebunan. Selain itu juga diakibatkan oleh berkurangnya rantai makanan karena diburu oleh manusia.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemain Judi Dadu Ditangkap Polisi

    Pemain Judi Dadu Ditangkap Polisi

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim Opsnal Satreskrim Polres Mandailing Natal menangkap lima orang pelaku perjudian jenis dadu di Desa Lumban Dolok Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Senin, (27/6). Kelima orang tersangka tersebut adalah, SP (31 tahun), AAP (36 tahun), EN (31 Tahun), JN (21 Tahun) dan HN (45 Tahun). Mereka tertangkap tangan oleh polisi saat […]

  • 3 Murid SD Madina Wakil Sumut ke Olimpiade PAI Tingkat Nasional

    3 Murid SD Madina Wakil Sumut ke Olimpiade PAI Tingkat Nasional

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    gambar 3 murid SD Islam Adnani Panyabungan yang akan mengikuti Festifal PAI Nasional foto bersama dengan 3 anggota DPRD Madina PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga murid SD dari Mandailing Natal (Madina) akan menjadi utusan Sumut ke Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) tingkat nasional. Masing-masing bernama Nur Jannah Angriani, Rian Hatjih Rangkuti, […]

  • Polda Sumut siap amankan pelantikan Gubsu

    Polda Sumut siap amankan pelantikan Gubsu

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kepolisian Daerah Sumatera Utara meyiapkan sebanyak 1.436 personel untuk mengamankan pelantikan pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih pada 17 Juni 2013 mendatang. Kepala Biro Operasional Polda Sumut Kombes Pol Iwan Hari Sugiarto di Medan, mengatakan jumlah personel yang dikerahkan itu berasal berbagai satuan kerja yang ada di lingkungan Polda Sumut. Selain berpakaian dinas, […]

  • Kapolres Madina : Naposo Bulung Adalah Kearifan Lokal

    Kapolres Madina : Naposo Bulung Adalah Kearifan Lokal

    • calendar_month Senin, 13 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Naposo Nauli Bulung adalah suatu kearifan lokal di Mandailing di sektor kepemudaan. Oleh karenanya, Naposo Nauli Bulung harus mampu menjadi contoh tauladan di lingkungan masyarakat, terutama di kalangan generasi muda. Itu dikatakan Kapolres Mandailing Natal, AKBP Irsan Sinuhaji dalam pidatonya di pelantikan Naposo Nauli Bulung Kelurahan Mompang Jae, […]

  • Kepala Desa Jangan Terlibat Politik Praktis

    Kepala Desa Jangan Terlibat Politik Praktis

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pejabat Bupati Mandailing Natal Ir Aspan Sopian Batubara mengingatkan seluruh kepala desa yang ada di kabupaten Mandailing Natal agar tidak terlibat dalam politik praktis terutama pada pelaksanaan pemungutan suara ulang Pilkada Kabupaten Mandailing Natal , dan ia berharap agar seluruh Kepala Desa dapat menempatkan diri di tengah-tengah berbagai kepentingan politik yang berkembang. Hal tersebut […]

  • Harga Cabai di Madina Naik, Komuditas lainnya Normal

    Harga Cabai di Madina Naik, Komuditas lainnya Normal

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online): Kata Rahma pedagang sayuran di pasar baru, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) dalam sepekan terakhir harga cabai dalam kondisi fluktuatif atau tidak tetap. Kondisi ini akibat cuaca tidak menentu ditambah pasokan kurang. “Cabai merah naik Rp. 10.000, cabai rawit turun Rp. 5000 dan kalo cabai ijo masih tetap harganya,” ucap Rahma […]

expand_less