Minggu, 15 Feb 2026
light_mode

Kemenko Polhukam: Seorang Tewas akibat Penyerangan Syiah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 27 Agt 2012
  • print Cetak

Jakarta- (MO), Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) mencatat satu orang tewas dan lima orang luka-luka akibat penyerangan kelompok Islam Syiah di Sampang, Jawa Timur, pada Minggu siang.
Deputi V Menko Polhukam Irjen Pol Bambang Suparno melalui pesan singkat kepada Antara, di Jakarta, Minggu, mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh peristiwa itu bermula dari sekelompok orang dari kelompok Tajul berniat ke Malang dalam rangka silaturahim, namun isu yang berkembang dikira kelompok ini akan ke Pasuruan mendatangi Imam Syiah yang di Pasuruan.

“Inilah yang menimbulkan kemarahan dari pihak Syuni dan menyerang membakar rumah kelompok Syiah,” katanya seraya mengatakan Kapolsek setempat mengalami luka di kepala akibat lemparan batu.

Peristiwa itu sendiri terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di Kampung Nakernang, Desa Karang Gayam Omben, di mana telah terjadi perusakan dan pembakaran rumah milik Ibu Kyai Tajul yang dilakukan oleh massa kurang lebih 1.000 orang dengan membawa senjata tajam, sementara perkuatan dari Brimob 160 orang, diperkuat 2 SSK Yon 500/R dan anggota Kodim Sampang. Akibat penyerangan itu, lima rumah warga terbakar.

Saat ini Tim dari Polres Sampang dan Brimob Polda Jatim sedang menelusuri tkp/hutan untuk mencari dan melacak korban dan pelaku.

Sebelumnya dilaporkan, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Sampang, Kompol Alfian Nurizal, mengatakan, Kasus penyerangan kelompok Islam Syiah di Dusun Nanggernang, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Sampang, Madura kali ini merupakan kali kedua dalam dua tahun terakhir ini.

Sebanyak 200 jiwa lebih pengikut Islam Syiah terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Harta benda mereka juga dirampas dan anak-anak kelompok Syiah dikucilkan.

Ketegangan pada aksi penyerangan pertama ketika itu, reda, setelah petugas gabungan dari unsur Polri dan TNI berupaya melakukan negosiasi kepada kedua kelompok yang bersitegang itu.

Korban Tewas Bertambah

Sementara itu dilaporkan, korban kerusuhan di Sampang bertambah lagi. Satu orang lagi dari pihak Syiah atas nama Tohir dikabarkan tewas.

Dari informasi yang dihimpun detikcom, Minggu (26/8), Tohir tewas dalam persembunyiannya di area sungai perbatasan desa.

Tohir tewas setelah mengalami banyak luka bacok di sekujur tubuhnya, khususnya pada bagian punggung. Hingga pukul 18.45 WIB, jenazah Tohir hendak dievakuasi. (Ant/dtc)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • SRI dan BPGC Dampingi Petani Kopi

    SRI dan BPGC Dampingi Petani Kopi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Sumatra Rainforest Institute (SRI) dan Batang Pungkut Green Conservation (BPGC) melakukan pendampingan terhadap para petani kopi enam desa di Kecamatan Ulu Pungkyt dan kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal (Madina). Ke enam desa itu meliputi Desa Pagar Gunung, Aek Nangali,  Hatupangan, Hutagodang, Alahan Kae dan Desa Habincaran. Demikian disampaikan Direktur SRI, Rasyid Assaf […]

  • 2.719 polisi jaga Lebaran 2011 di Sumut

    2.719 polisi jaga Lebaran 2011 di Sumut

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kepolisian Daerah Sumatera Utara mengerahkan 2.719 personel dan menyiapkan 106 pos pengamanan dalam Operasi Ketupat Toba 2011 untuk mengamankan perayaan Lebaran 1432 Hijriyah. Kasubbid Pengelola Informasi dan Data Polda Sumut AKBP MP Nainggolan di Medan, Senin, mengatakan, jumlah personel itu terdiri 299 personel Polda Sumut dan 2.420 personel dari berbagai satuan wilayah. Adapun […]

  • Meski Belum Serah Terima, Warga Desa Banua Rakyat Mulai Nikmati Air Bersih

    Meski Belum Serah Terima, Warga Desa Banua Rakyat Mulai Nikmati Air Bersih

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ): Proyek jaringan perpipaan air bersih ( SPAM ) untuk warga di desa Banua Rakyat, Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) kelar sesuai kontrak berakhir pada akhir bulan Juli 2023 ini, meski belum serah terima Warga setempatpun telah memanfaatkan air bersih tersebu. Dengan alokasi anggaran APBD Mandailing Natal tahun […]

  • Warga dan Polisi Grebek Rumah Terduga Sarang Narkoba di Parbangunan

    Warga dan Polisi Grebek Rumah Terduga Sarang Narkoba di Parbangunan

    • calendar_month Minggu, 20 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar
  • SDN 100760 Terancam Roboh

    SDN 100760 Terancam Roboh

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tiang Lapuk, Plafon Bolong, Atap Bocor Sektor pendidikan adalah salahsatu prioritas pembangunan nasional. Sayangnya, sarana pendidikan seperti, bangunan SDN 100760 Kecamatan Arse, Tapsel terancam roboh. Pasalnya, selain atap tiga ruangan bocor, plafon banyak yang bolong bahkan tiang penyangga atap lapuk. Jika bangunan sekolah ini tidak segera diperbaiki pemerintah, dikhawatirkan atap dan plafon sekolah itu akan […]

  • 35 Imigran Gelap Asal Srilanka Terdampar di Mandailing Natal

    35 Imigran Gelap Asal Srilanka Terdampar di Mandailing Natal

    • calendar_month Senin, 19 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA, (MO)- Akibat mengalami kerusakan kapal di tengah laut, 35 orang imigran gelap asal Srilanka tujuan Australia terdampar di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Para imigran tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan tradisional di Kecamatan Natal. Ketika itu kapal motor mereka tengah terombang-ambing di Laut Selat India. Para nelayan tradisional berusaha menolong dengan menarik kapal […]

expand_less