Minggu, 15 Feb 2026
light_mode

Kemitraan Polda Sumut Dengan Masyarakat Dinilai Makin Berkurang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
  • print Cetak


MEDAN:
Direktur Eksekutif Institute of Security and Defense Studies (InsideS) M Fadhli Sudiro mengatakan, Kepolisian Daerah Sumatera Utara mulai mengurangi kemitraannya dengan berbagai elemen masyarakat untuk menciptakan keamanan dan ketertiban.

“Jelas tampak kepemimpinan baru di Polda Sumut kali ini tidak mencerminkan kemitraan antara polisi dan masyarakat,” katanya dalam siaran pers yang diterima di Medan, Senin, 30 Mei 2011.

InsideS adalah lembaga studi pertahanan dan keamanan yang sering menelaah berbagai kebijakan pemerintah, khususnya instansi penegak hukum.

Menurut Fadhli, kinerja kepolisian hanya akan berhasil jika mampu bermitra guna mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

Sayangnya, katanya, di bawah kepemimpinan Kapolda yang baru (Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro), institusi penegak hukum itu terkesan mengabaikan pentingnya kemitraan tersebut.

Kemitraan yang dijalin Polda Sumut masih bersifat elit dan eksklusif karena hanya antarlembaga pemerintahan semata.

“Belum kepada komunitas masyarakat seperti LSM, ormas, dan media,” katanya.

Bahkan dalam penilaian InsideS, penampilan dan kinerja Polda Sumut belakangan ini mulai berubah menjadi institusi yang menonjolkan karakter militer.

Perubahan mendasar itu, kata Fadhli, dapat dilihat dari tampilan gerbang masuk Polda Sumut yang mendeskripsikan sebagai lembaga yang angker serta tidak mencerminkan polisi yang sipil dan pelayan masyarakat.

Kesan militerisme itu juga dapat dilihat dari kebiasaan menghidupkan sirine kendaraan yang bersifat seremonial yang “menyibukkan” masyarakat.

InsideS juga menilai, program reformasi Polri di lingkungan Polda Sumut juga dikhawatirkan terhambat karena program kemitraan yang telah dijalin para Kapolda sebelumnya tidak dilanjutkan.

Bahkan, kata dia, Polda Sumut juga dinilai belum mampu memberikan rasa aman, termasuk terhadap anggota masyarakat yang mengalami penganiayaan.

Ia mencontohkan kasus penyiraman cairan berbahaya terhadap PNS Pemprov Sumut Masfar Sikumbang yang masalahnya diduga berkaitan dengan kepentingan salah seorang pejabat pemerintahan.

“Perlindungan dan hak atas rasa aman dari ancaman dan tekanan belum menjadi prioritas Polda Sumut,” katanya.

InsideS mengharapkan Polda Sumut dapat mencermati semua hal itu karena berkaitan dengan implementasi Rencana Jangka Menengah Polri 2011-2015, yakni membangun kemitraan kepada seluruh lapisan masyarakat dalam rangka mewujudkan citra kepolisian yang profesional, akuntabel dan reformis.(an)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinasti dan Aji Mumpung Politik Demokrasi Kapitalis

    Dinasti dan Aji Mumpung Politik Demokrasi Kapitalis

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan akhirnya angkat bicara soal pemberian “tiket” kepada putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka di Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Solo yang disebut-sebut bagian dari dinasti politik. Pencalonan Gibran telah melalui proses politik elektoral sejak di internal PDI Perjuangan dan […]

  • Tujuh Mahasiswa Asal Sumut Lulus Studi S1 di Yaman

    Tujuh Mahasiswa Asal Sumut Lulus Studi S1 di Yaman

    • calendar_month Minggu, 2 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TARIM, YAMAN (Mandailing Online) – Tujuh mahasiswa asal Sumatera Utara, Indonesia yang berkuliah di Universitas Al-Ahgaf, Tarim, Hadhramaut, Republik Yaman, berhasil meraih sarjana S1 tahun ini. Wisuda berlangsung di auditorium Universitas Al-Ahgaf, Kamis (30/5/2024) dalam kegiatan wisuda 130 mahasiswa dari berbagai negara dihadiri ulama dari kota Tarim. Tujuh putra daerah Sumatera Utara yang berhasil meraih […]

  • Godaan suap masih menghantui hakim

    Godaan suap masih menghantui hakim

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Ternyata masih banyak godaan hakim ketika menjalankan tugasnya, seperti dugaan penyuapan untuk mempengaruhi putusan yang akan dilakukan penegak hukum itu sendiri. Hal itu diungkapkan analis hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Runtung Sitepu, tadi sore. Menurutnya. Terkadang upaya penyuapan yang dilakukan oknum pejabat, maupun pencari keadilan, serta yang berkepentingan dengan perkara itu, menghadapi kegagalan. […]

  • Wabup Minta Masyarakat dan Perusahaan di Madina Dukung Bandara AHN

    Wabup Minta Masyarakat dan Perusahaan di Madina Dukung Bandara AHN

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BUKITMALINTANG, (Mandailing Online) – Masyarakat dan perusahaan di Mandailing Natal (Madina), Sumut diharap menggunakan pesawat Madina-Medan dan Medan-Madina sebagai salah satu dukungan bagi keberadaan Bandar Udara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution (AHN). Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution mengungkapkan ketercapaian target penumpang akan mendorong peningkatan jenis pesawat yang mendarat dan penambahan jumlah hari jadwal […]

  • Komisi I DPRD Madina Gagal Sidak ke PT.TBS

    Komisi I DPRD Madina Gagal Sidak ke PT.TBS

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        NATAL (Mandailing Online) – Komisi I DPRD Madina gagal menjalankan tugas Sidak di lokasi PT. Tri Bahtera Srikandi di Sikara-kara, Natal, Sabtu (9/11/2019). Rombongan Komisi I yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) itu meliputi Asmaruddin Nasution, Ishar Helmi dan H. Amdani serta didampingi pejabat sekretariat Komisi I, Adi. Asmaruddin Nasution menjawab Mandailing Online menyatakan […]

  • Perubahan Progam BPJS Kesehatan Menghasilkan Ketidakadilan

    Perubahan Progam BPJS Kesehatan Menghasilkan Ketidakadilan

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nonny Handayani Ibu Peduli Generasi/tinggal di Balikpapan, Kaltim   Dikutip dari KOMPAS.com (12/12/ 2021) – Pemerintah akan memperkenalkan program baru jaminan kesehatan. Kelas-kelas rawat inap di BPJS Kesehatan ini akan dihapuskan pada tahun 2022 mendatang. Awalnya rencana ini  akan dilaksanakan pada awal 2021 lalu. Ini artinya, semua layanan rawat inap bagi pemegang kartu […]

expand_less