Home / Seputar Madina / SD Negeri 080 Panyabungan Sukses Terapkan Konsep Ramah Lingkungan

SD Negeri 080 Panyabungan Sukses Terapkan Konsep Ramah Lingkungan

Kepala sekolah SD Negeri 080 Panyabungan dan guru di halaman sekolah itu, Sabtu. Foto: Mandailing Online/Ojie

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – SD Negeri 080, Panyabungan, Mandailing Natal, berhasil menerapkan konsep ramah lingkungan di sekolah itu.

Ekstrior sekolah dasar yang beralamat di Jl. Syekh Abdul Qodir Mandili Panyabungan III itu kini begutu asri, sejuk dan bersih, termasuk interior sehingga kenyamanan belajar mengajar tercapai.

Tanaman hijau yang indah dipandang juga menjadi obat saat kejenuhan datang menghampiri para peserta didik maupun para guru.

Tidak heran saat masuk ke lingkungan sekolah ini, udara sejuk langsung menyambut, deretan tanaman tersusun rapi, baik di depan kelas, depan perpustakaan maupun di tempat lainnya yang ada di lingkungan sekolah tersebut.

Begitu pula dengan tulisan grafiti di dinding yang merupakan buntuk ekspresi publik dimana karya- karya tersebut bagian dari kreativitas kepala sekolah dan para guru, yang terbuat dari  bahan-bahan barang bekas.

Selain punya segudang prestasi di bidang akademik, UPTD SD Negeri 080 Panyabungan ternyata telah lama menerapkan konsep sekolah ramah lingkungan. Sejak sekolah tersebut dipimpin oleh Torkis S.Pd, M.Pd selaku kepala sekolah pada  Oktober 2019 lalu.

“Semua terlibat dan ikut bersama-sama untuk menjaga dan memelihara setiap tanaman dan kebersihan yang ada di sekolah ini,” ungkap Torkis menjawab Mandailing online di sekolah itu, Sabtu (21/8/2021).

Disebutkan, meski SD Negeri 080 bukan sekolah Adiwiyata namun sekolah ini merupakan sekolah yang berhasil melaksanakan gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS). Artinya, ini menjadi aksi kolektif secara sadar, sukarela, berjejaring, dan berkelanjutan yang dilakukan oleh sekolah dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan hidup, sebutnya.

Keseriusan semua pihak di SD Negeri 080 untuk menciptakan sekolah berwawasan lingkungan tidak main-main, karena semua peserta didik yang ada di sekolah itu diwajibkan untuk ikut  merasa memiliki dan bertanggung jawab atas pemeliharaan tanaman dan kebersihan lingkungan sekolah itu. 

Hal tersebut dalam mewujudkan sekolah yang ramah lingkungan.  Juga menciptakan kepedulian seluruh civitas akademika untuk menjaga sekolah agar tetap ‘hijau’ dan asri,” imbuhnya.

Semua tanaman yang ada dan juga kebersihan yang tercipta sekarang di sekolah ini tak terlepas atas kerjasama semua guru atau elemen tenaga pendidik yang berjumlah 24 orang dengan peserta didik 569 siswa.

Pantauan Mandaiiling Online, selain asri, sejuk dan nyaman, di luar pagar tempat parkir kendaraan tertata rapi.

Peliput: Ismail Ojie

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: