Home / Artikel / Tokoh Kekuatan Rakyat

Tokoh Kekuatan Rakyat

Adakah tokoh yang menyatu dengan rakyat dalam satu ikatan ideologi yang kuat yang tidak takluk di hadapan kekuasaan rezim.

Adakah tokoh karismatik yang menyatu dengan rakyat, membentuk kekuatan gelombang energi positif yang dahsyat.

Ketika rejim kekuasaan mengerahkan militer menghadapi gelombang energi positif itu, menandakan bahwa tokoh karismatik itu telah menjelma menjadi tokoh kekuatan rakyat yang bisa mengancam eksistensi rezim berkuasa.

People power tak bisa dianggap enteng. Ketika gerakan rakyat menyatu dengan tokoh kekuatan rakyat maka daya terjangnya tak akan mampu dihempang peluru militer.

Kepulangan Habib Rizieq Sihab boleh jadi adalah indikasi kelahiran Tokoh Kekuatan Rakyat itu.

Tokoh kekuatan rakyat atau apapun namanya adalah tokoh yang tak mudah ditaklukkan.

Kekuatannya kekuatan rakyat. Kekuatan rakyat kekuatannya.

Dia dan rakyat menyatu. Rakyat dan dia menyatu.

Popularitasnya bukan popularitas imitasi.

Dia bukan lahir dari musyawarah nasional partai politik atau muktamar organisasi masyarakat. Ketokohannya bukan karena jabatan menteri atau jabatan militer.

Dia lahir secara alamiah dari sela-sela jutaan rakyat. Menyatu dengan rakyat dalam ikatan ideologi yang teguh dan mengakar.

Kekuatan rakyat yang mengelilingi tokoh kekuatan adalah kekuatan rakyat yang sangat nyata dan militan.

Militansi dan idealisme yang menjiawai gerakannya tumbuh dari  militasi dan idealisme rakyat.

Militansi rakyat yang siap menghadang terjangan peluru militer.

Rezim penguasa tidak bisa sembarangan menghadapi tokoh kekuatan rakyat. Bisa-bisa rezim-lah yang justru tumbang.

Lihat rezim Marcos di Philipina; rezim Reza Pahlavi di Iran adalah contoh-contoh sejarah kejatuhan rezim oleh gabungan kekuatan rakyat dan tokoh  kekuatan rakyat.

Imam Khomeini adalah tokoh kekuatan. Dia tidak takluk oleh kekuatan kekuasaan rezim Shah Mohammad Reza Pahlavi.

Bahkan Imam Khomeini bersama rakyat menumbangkan rezim Iran itu tahun 1979 dalam Revolusi Iran atau lebih dikenal Revolusi Islam.

Benigno Aquino adalah tokoh kekuatan rakyat. Kematiannya oleh terjangan peluru di hadapan puluhan ribu massa pendukungnya memicu pergolakan rakyat Philipina dan berhasil menggulingkan rezim Marcos dalam revolusi EDSA tahun 1986.

Tokoh Kekuatan Rakyat tidak bisa ditekan. Semakin ditekan justru semakin kuat.

Semakin dihimpit, maka gelombang people power akan semakin solid menghadang rezim.

Pun penjara tidak mampu membungkam kekuatannya. Fitnah dan adudomba juga relatif tak mempan.

Tangan-tangan kekuasaan rezim silih berganti mencoba menekan Sang Tokoh, namun militansi rakyat terus membentenginya.

Bahkan, kelompok-kelompok atau tokoh-tokoh imitasi yang berkolusi dengan rezim juga ikut melemahkan Sang Tokoh, namun tak mempan.

Hanya satu yang bisa meredakan perlawanan tokoh kekuatan rakyat, yakni rezim yang mampu mengambil simpati rakyat. (Dahlan Batubara)

Comments

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: