Home / Seputar Madina / Ucapan Evaline Sago Bukan Ancaman

Ucapan Evaline Sago Bukan Ancaman

 

Ridwan Rangkuti,SH.MH

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pernyataan Evaline Sago yang dirilis media Mitanews bukan pernyataan ancaman.

Demikian rilis pers Kuasa Hukum PT. Tri Bahtera Srikandi, Ridwan Rangkuti,SH.MH, Senin (18/11/2019)

Ridwan merujuk kalimat Evaline “kalau tidak lari, Desember Syafron akan selesai” yang dikutip Mitanews edisi Jum’at 15 November 2019.

Ridwan menyatakan, secara hukum pernyataan Evaline tersebut bukan ancaman yang sifat dan tujuannya untuk mencederai, menganiaya atau melakukan tindak pidana kepada orang yang disebutnya. Akan tetapi kalimat tersebut berkaitan dengan proses hukum yang berjalan dimana penyidik cyber crime Ditkrimsus Poldasu telah memanggil oknum yang menghujat, menghina Evaline belakangan ini di medsos atas Laporan Polisi Evaline di Poldasu.

Artikel terkait https://www.mandailingonline.com/pemuda-pancasila-kecam-pernyataan-evaline-sago/?nomobile

“Untuk itu saya menghimbau kepada semua pihak agar tidak mempolitisir pernyataan Evaline tersebut karena kalimat tersebut bukan ancaman melakukan perbuatan yang dilarang hukum,” kata Ridwan.

Ridwan menyatakan, siapapun orangnya jika dihina dihujat terus pasti akan bertindak secara hukum, jika fitnahan atau pencemaran nama baik di medsos tersebut tidak benar.

“Perlu kita semua ketahui bahwa Evaline adalah WNI, Anggota DPRD Madina, anak pengusaha Ignatius Sago satu-satunya pengusaha melalui PT. Sago grup yang sudah membuat dan menciptakan lapangan kerja baru bagi puluhan ribu warga masyarakat khususnya di Kecamatan Natal, Batahan, Sinunukan, menjadi hidup lebih baik dan sejahtera, ini fakta yg tidak terbantahkan. Oleh karena itu Evaline mempunyai harkat, martabat dan harga diri sebagai WNI yg sama dengan WNI lainnya,” jelas Ridwan.

“Terkait masalah mangrove yang sering diviralkan teman-teman, mari kita hormati proses hukum yang sedang berjalan. Teman-teman pelapor silahkan kasih data ke penyidik, dan sebaliknya pihak perusahaan berkewajian membela kelanjutan usaha perkebunan milik peserta plasma tersebut yang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Mari kita saling menghormati, tidak menyerang secara pribadi,” kata Ridwan.

Editor : Dahlan Batubara

Comments

Komentar Anda

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: