Seputar Tapsel

Pasar Sipirok Makin Semraut

Kurang Penataan
Suasana Pasar Sipirok, Tapsel semakin amburadul khususnya pada hari pekan Senin dan Kamis. Selain akibat belum difungsikannya gedung yang baru dibangun, juga kurangnya penataan dari intansi terkait.Selain itu, keberadaan pedagang, sepertinya dengan sesuka hati berjualan, perparkiran juga terlihat semraut. Keadaan ini merupakan akibat dari lemahnya penataan dari pengelola pasar yang menyebabkan keadaan pasar semakin parah semrautnya.
Akibat dari kurangnya penataan Pasar Sipirok yang semraut ini, menyebabkan warga yang hendak berurusan ke kantor-kantor tertentu di sekitar pasar mengalami kesulitan. Pasalnya, jalan menuju kantor tertutup oleh suasana pasar.
“Suasana Pasar Sipirok semakin semraut saja, dan semakin sering terjadi antrean. Memang terlihat tak ada petugas dari intansi terkait yang mengatur lalu-lintas maupun mengatur pedagang yang seenaknya memakai badan jalan sebagai tempat berjualan,” kata Firman (43) salah seorang warga.
Amatan METRO pada Kamis (12/1) lalu, suasana Pasar Sipirok begitu semraut dari sisi perparkiran. Misalnya, kendaraan berjejer memanjang di kiri dan kanan jalan sekitar 300 meteran sepanjang hari. Dengan kondisi ini, kerab terjadi antrean di sepanjang jalan negara di pusat Pasar Sipirok.
Lebih parahnya, pedagang yang semakin tak terkontrol juga mulai leluasa menggelar barang dagangannya di badan jalan, bahkan hingga lebih ketengah.
Ternyata, ada juga pemeilik kendaraan dan pedagang yang memanfaatkan lokasi di depan perkantoran sebagai lokasi parkir dan berjualan, sehingga warga yang hendak berurusan di instansi pemerintahan itu mengalami kesulitan untuk melintas.
Beberapa depan kantor pemerintahan di sekitar Pasar Sipirok yang sudah dipenuhi pedagang dan pembeli seperti Kantor Pos, Kantor Korwas Disdik, Kantor PLN Ranting dan Kantor Camat Sipirok, Kantor Lurah Pasar Sipirok, Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Sipirok, Koramil Sipirok dan lainnya.
“Kebiajakan pedagang makin meraja lela, karena dengan sesuka hatinya menutup jalan menuju kantor-kantor tersebut. Warga yang hendak berurusan ke kantor tersebut menjadi kesulitan,” kata warga lainnya, M Hasibuan.
Yang menjadi pertanyaan, tambah warga lainnya, Muslimin (50), kenapa kelakukan para pedagang itu dibiarkan dan terkesan diberikan kebebasan berjualan di depan instansi pemerintah. “Apakah tak ada lokasi yang lebih pantas buat mereka,” tanya Muslim (50) warga lainnya.
Anehnya, dengan suasana yang ada, tak terlihat adanya upaya ataupun usaha dari instansi terkait untuk membenahi kesemrautan tersebut, dan kesannya ada pembiaran. Melihat kondisi dan suasana ini, Pemkab Tapsel harus lebih memberikan perhatian untuk penanganannya agar Pasar Sipirok bisa tertib dan arus lalin juga bisa lancar dan masyarakat bisa nyaman. (ran/mer.metrotabagsel)

Comments

Komentar Anda

Silahkan Anda Beri Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.