Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Puluhan Pegawai PLN Curhat Soal Korupsi

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
  • print Cetak

JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) baru saja meluncurkan buku anti korupsi berjudul ‘Saatnya Hati Bicara jilid 2’. Buku setebal 342 ini merupakan kelanjutan dari buku dengan judul yang sama yang diluncurkan pada Maret 2013 lalu.

Sesuai dengan judulnya, buku ini berisi kumpulan 59 tulisan pegawai dari berbagai level jabatan tentang pengalamannya dalam menghadapi korupsi, suap dan gratifikasi serta harapannya terhadap program ‘PLN Bersih’.

“Pembuatan buku anti korupsi ‘Saatnya Hati Bicara jilid 2’ ini merupakan bagian dari kampanye program ‘PLN Bersih’ kepada para pegawai PLN di seluruh Indonesia beserta stakeholders yang terkait,” ujar Direktur Utama PLN Nur Pamudji saat menghadiri peluncuran buku tersebut di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Kamis (19/12).

Nur juga menegaskan bahwa program ‘PLN Bersih’ itu tidak sekadar berbicara no suap dan no gratifikasi, tapi juga berbicara konflik kepentingan. Menurutnya, tidak sedikit para pegawai PLN yang memanfaatkan jabatannya untuk membantu teman atau kerabatnya mempermudah urusan dengan PLN.

“Seperti kasus di suatu area PLN, seorang kepala unit PLN menangkap pencuri listrik dan si pencuri terkena denda atau tagihan susulan lebih dari Rp 1 miliar. Ternyata pencuri listrik ini mempunyai kerabat yang bekerja di PLN bahkan, menjadi pejabat pula di PLN Pusat. Tentu hal ini akan menjadi konflik kepentingan, karena si pejabat PLN itu akan berusaha mempengaruhi pegawai PLN lainnya yang menangani kasus tersebut,” papar Nur.

Bahkan kata Nur, tak menutup kemungkinan pejabat itu bisa berusaha menekan general manager, manajer, agar dendanya bisa dikurangi dan sebagainya. “Orang PLN tidak boleh melakukan hal-hal seperti ini,” tegas Nur.

Maka itu Nur sangat mengapresiasi para pegawai yang menyumbangkan tulisan dan pengalamannya dalam menghindari korupsi, suap dan gratifikasi di buku ini. (jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • PNPM – LMP Dipertanyakan

    PNPM – LMP Dipertanyakan

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Proyek PNPM – LMP Di beberapa Desa Dikecamatan Natal dan Kecamatan Muara Batang Gadis dipertanyakan. Hal ini Pnpm dari anggaran tahun 2010 dikecamatan ini masih banyak yang belum selesai dikerjakan belum lagi pengerjaannya yang asal-asalan.(MPOL)

  • Ini Aturan Dapatkan Pupuk Subsidi di Madina

    Ini Aturan Dapatkan Pupuk Subsidi di Madina

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Sihar Nasution melalui Yanjahuddin sebagai  Kabid Sarana Prasarana menjelaskan,   kriteria seorang petani untuk mendapatkan jenis pupuk bersubsidi itu wajib tergabung dalam kelompok tani. ” petani harus terdaftar sebagai kelompok tani, terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian (SIMLUHTAN) Kementerian Pertanian. Dan kebutuhan […]

  • Kenalkan Alam pada Anak, TK Model Kunjungi Silangitkoi

    Kenalkan Alam pada Anak, TK Model Kunjungi Silangitkoi

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebagai upaya mengenalkan alam dan kehidupan binatang kepada anak, para guru TK Model Negeri Panyabungan mengunjungi tempat wisata Sawah 3 Dimensi Silangitkoi Hutasiantar, Panyabungan, pada Rabu (26/1). Kegiatan belajar di luar lingkungan sekolah ini merupakan bagian dari materi puncak tema binatang. Kepala TK Model Negeri Panyabungan Rabiah, S.Pd kepada Mandailing Online […]

  • Pedagang Pindah Satpol PP Pasrah

    Pedagang Pindah Satpol PP Pasrah

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ratusan Pedagang Pabukoaan Buka Lapak Baru di Jalan Monginsidi Sekitar 150-an pedagang pasar pabukoan yang ditempatkan Pemko Psp di komplek City Walk, memindahkan seluruh barang dagangannya dan membuka lapak baru di Jalan Monginsidi, Rabu (10/8). Melihat aksi para pedagang ini, personel Satpol PP pasrah. Sebab, mereka tidak bisa berbuat apa-apa tanpa perintah pimpinan. Menurut pedagang, […]

  • Terkait Penemuan Ladang Ganja 2,5 Ha

    Terkait Penemuan Ladang Ganja 2,5 Ha

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Madina Daerah Asal Ganja MEDAN-; Temuan ladang ganja seluas 2,5 hektare di pegunungan Tor Sihite, Desa Hutabangun, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (5/12) lalu, membuktikan daerah tersebut masuk dalam wilayah asal narkoba jenis ganja. “Madina merupakan ‘kode merah’ (untuk ganja, red) setelah kita menemukan ladang ganja di daerah itu. Ada sekitar 10 […]

  • Ingin Tahu Beras Plastik atau Bukan? Begini Caranya

    Ingin Tahu Beras Plastik atau Bukan? Begini Caranya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA- Masyarakat Indonesia kini harus lebih berhati-hati saat membeli beras. Pasalnya, kini ada beras plastik yang beredar di pasar. Namun, ada cara mudah untuk mendeteki keaslian beras. "Cara mengujinya sederhana. Bakar sampel beras tersebut, lihat hasilnya apakah meleleh atau tidak. Jika meleleh itu berarti beras palsu," kata Menteri Perdagangan, Rahmat Gobel di Jakarta, Rabu (20/5). […]

expand_less